Berita

Menhan Sjafrie bersama sejumlah Purnawirawan TNI berfoto bersama usai pertemuan di Kantor Kemenhan. (Foto: Kemenhan)

Politik

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

MINGGU, 26 APRIL 2026 | 05:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pertemuan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dengan jajaran petinggi TNI aktif dan para purnawirawan senior di di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Jumat 24 April 2026, memiliki makna strategis yang jauh lebih dalam daripada sekadar forum silaturahmi.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah mengatakan, kehadiran KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta sejumlah mantan Panglima TNI dan purnawirawan senior menunjukkan adanya konsolidasi besar dalam menjaga stabilitas nasional di tengah gejolak global.

Menurut Amir, dalam perspektif analisa intelijen, langkah Sjafrie mengumpulkan para senior militer itu merupakan sinyal bahwa negara sedang membangun sinkronisasi persepsi strategis menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan politik domestik.


“Dalam analisa intelijen, ketika Menteri Pertahanan mengumpulkan para mantan Panglima dan senior TNI, itu menandakan ada kebutuhan sinkronisasi persepsi strategis,” kata Amir, dikutip Minggu 26 April 2026. 

Amir menjelaskan, negara ingin memastikan bahwa stabilitas nasional memiliki dukungan penuh dari seluruh spektrum kekuatan pertahanan, baik unsur aktif maupun purnawirawan.

Dalam pertemuan itu, hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama tokoh-tokoh senior seperti Wiranto, Gatot Nurmantyo, Andika Perkasa, Dudung Abdurachman, Agum Gumelar, dan sejumlah purnawirawan lainnya.

Amir menilai, forum tersebut menjadi sangat penting karena Indonesia sedang berada dalam fase sensitif, terutama di tengah tekanan geopolitik kawasan Indo-Pasifik, rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok, ketegangan Laut China Selatan, hingga konsolidasi besar pemerintahan nasional.

“Ketika Menhan menyampaikan hasil komunikasi dengan pejabat tinggi pertahanan Amerika Serikat kepada para purnawirawan, itu artinya pemerintah ingin memastikan tidak ada ruang bagi disinformasi strategis,” kata Amir.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya