Berita

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Sartono Hutomo. (Foto: Dok. Demokrat)

Politik

DPR Ingatkan Pemerintah Dampak Kenaikan BBM dan Elpiji

SABTU, 25 APRIL 2026 | 17:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta menyiapkan langkah mitigasi tepat dan terukur guna mengantisipasi dampak langsung dan tidak langsung dari penyesuaian atau kenaikan harga BBM nonsubsidi dan gas elpiji 12 kg. Sebab, kenaikan itu setidaknya akan berdampak ke daya beli masyarakat.

Demikian disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Sartono Hutomo melalui keterangan resminya, Sabtu, 25 April 1026. 

“Pemerintah harus menyiapkan langkah mitigasi yang tepat dan terukur, utamanya memastikan tidak terjadi kenaikan harga yang berlebihan di pasar hingga menjaga agar harga tetap sesuai dengan nilai keekonomian yang wajar,” kata Sartono.


Lebih lanjut, Sartono juga mendorong, pemerintah dapat mempercepat pengembangan energi alternatif sebagai update mengantisipasi dampak tidak langsung kenaikan harga BBM nonsubsidi dan gas elpiji 12 kg.
 
Tak hanya itu, Sartono berharap, pemerintah dapat memastikan dan mengedepankan transparansi dalam penentuan harga BBM nonsubsidi dan elpiji 12 kg. Sartono mengingatkan, pemerintah untuk tetap menjaga ketersediaan pasokan termasuk BBM dan elpiji subsidi.

“Selain itu, komunikasi publik yang jelas sangat penting agar masyarakat memahami bahwa kebijakan ini bukan sekadar kenaikan harga, melainkan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan fiskal dan stabilitas energi nasional,” kata Legislator Demokrat ini.

Sartono meyakini, dampak terhadap daya beli masyarakat akan berhasil ditekan bilamana langkah mitigasi terukur dan tepat tersebut dilakukan. Sartono optimis, kenaikan harga BBM nonsubsidi dan elpiji 12 kg tidak akan berkembang menjadi tekanan ekonomi yang luas bila mitigasi tersebut dilakukan.

“Jika langkah mitigasi ini dilakukan dengan baik, maka dampak terhadap daya beli masyarakat dapat ditekan dan tidak berkembang menjadi tekanan ekonomi yang lebih luas,” ujarnya.

Sartono menegaskan, kunci utama dalam menjaga daya beli masyarakat bukan hanya terletak pada kebijakan kenaikan harga BBM nonsubsidi dan elpiji 12 kg. 

Ia menegaskan, pemerintah harus bisa mengelola dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi dan elpiji 12 kg dengan memastikan keberpihakan kepada masyarakat rentan.

“Tetapi pada bagaimana pemerintah mengelola dampaknya secara efektif serta memastikan keberpihakan kepada masyarakat yang rentan,” katanya.

Meski demikian, Sartono memahami, keputusan pemerintah untuk melakukan penyesuaian atau kenaikan harga BBM nonsubsidi dan elpiji 12 kg. Terlebih, BBM nonsubsidi dan elpiji 12 kg memang ditujukan untuk kelompok masyarakat menengah ke atas.

“Saat ini, harga energi juga sangat dipengaruhi oleh fluktuasi pasar global,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya