Berita

Wakil Presiden Konfederasi Swiss sekaligus Kepala Departemen Luar Negeri Federal Ignazio Cassis, dengan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita. (Foto: Istimewa)

Dunia

Swiss Nilai Otonomi Sahara di Bawah Maroko Solusi Paling Realistis

SABTU, 25 APRIL 2026 | 16:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Inisiatif otonomi yang diajukan Maroko disebut solusi paling realistis untuk menyelesaikan sengketa regional di wilayah Sahara.

Pernyataan tersebut disampaikan pemerintah Swiss dalam komunikasi bersama Wakil Presiden Konfederasi Swiss sekaligus Kepala Departemen Luar Negeri Federal Ignazio Cassis, dengan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita dalam kunjungan kerja di Bern.

“Inisiatif otonomi yang diajukan oleh Maroko sebagai landasan paling serius, kredibel, dan pragmatis untuk menyelesaikan sengketa regional atas Sahara Maroko,” bunyi pernyataan tersebut pada Sabtu, 25 April 2026.


Dalam dokumen yang sama, Swiss juga menyambut baik adopsi Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797, yang menyatakan bahwa otonomi sejati di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi solusi yang paling layak.

Selain itu, Swiss kembali menegaskan dukungannya terhadap peran sentral Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk upaya yang dilakukan oleh Utusan Pribadi Sekretaris Jenderal dalam mendorong penyelesaian konflik. 

Penegasan ini memperkuat dukungan internasional terhadap proposal otonomi Maroko, seiring meningkatnya momentum diplomatik yang didorong oleh Mohammed VI untuk memperkuat kedaulatan negaranya atas wilayah Sahara.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya