Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Pasar Kripto Mendingin, Bitcoin Tertahan di Kisaran 77.000 Dolar AS

SABTU, 25 APRIL 2026 | 15:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin bergerak terbatas di tengah kondisi pasar kripto yang mulai kehilangan momentum. Dalam 24 jam terakhir, harga tercatat turun sekitar 0,60 persen ke level 77.531 dDlar AS, berdasarkan data CoinMarketCap pada Sabtu, 25 April 2026.

Pergerakan ini terjadi setelah reli yang sebelumnya cukup kuat mulai tertahan. Bitcoin gagal menembus area resistensi di kisaran 79.500 Dolar AS, yang memicu tekanan jual dan membuat pasar cenderung bergerak datar.

Sebelumnya, Bitcoin sempat mencatat kenaikan sekitar 5 persen dalam sepekan. Namun, laju tersebut terhenti saat harga menyentuh level resistensi, bahkan sempat terkoreksi lebih dari 3 persen pada 22 April.


Secara teknikal, posisi Bitcoin saat ini masih relatif stabil karena berada di atas rata-rata pergerakan 7 hari di kisaran 76.533 Dolar AS. 

Meski demikian, harga belum mampu kembali menguji level tertinggi terbarunya. Aktivitas pasar juga mulai melemah, tercermin dari volume perdagangan kripto yang turun lebih dari 12 persen dalam sehari.

Dari sisi sentimen, pasar derivatif menunjukkan kecenderungan bearish. Hal ini terlihat dari tingkat pendanaan yang negatif serta likuidasi posisi sekitar 25,4 juta Dolar AS dalam 24 jam terakhir, dengan mayoritas berasal dari posisi beli. Kondisi ini menandakan banyak trader yang sebelumnya optimistis justru terkena tekanan saat harga bergerak turun.

Selain faktor teknikal, dinamika global turut memengaruhi pergerakan pasar. Ketidakpastian terkait prospek pembicaraan damai geopolitik serta kenaikan harga minyak membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti kripto.

Dalam jangka pendek, arah Bitcoin akan sangat ditentukan oleh level teknikal penting. Jika mampu bertahan di area support 76.000–76.500 Dolar AS, harga berpeluang kembali naik untuk menguji kisaran 79.468 Dolar AS. Sebaliknya, jika menembus di bawah 76.000 dolar AS, tekanan jual berpotensi meningkat dan mendorong harga turun ke sekitar 73.900 dolar AS.

Selain itu, pelaku pasar juga disarankan mencermati aliran dana ke ETF Bitcoin spot sebagai indikator minat investor institusional terhadap pasar kripto.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya