Berita

Sekjen DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Politik

Demokrat Nilai Ambang Batas Parlemen 4 Persen Sudah Ideal

SABTU, 25 APRIL 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Demokrat menilai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen yang berlaku saat ini sudah ideal.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, merespons wacana perubahan besaran PT dalam pembahasan RUU Pemilu.

“Ambang batas saat ini sebetulnya sudah ideal, batas yang wajar dan proporsional,” ujar Herman kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 25 April 2026.


Meski demikian, Herman menyebut Demokrat belum menetapkan angka pasti yang akan diusulkan dalam pembahasan RUU tersebut.

“Kami belum menentukan angka, namun merujuk kepada peraturan yang lalu sepertinya tidak memberatkan namun memberi batasan yang pas,” kata Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa pembahasan RUU Pemilu masih berada pada tahap pengkajian oleh masing-masing partai politik, termasuk terkait besaran ambang batas yang dinilai ideal untuk sistem pemilu ke depan.

Menanggapi munculnya usulan angka PT di kisaran 6 hingga 8 persen, Dasco menegaskan bahwa hal tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan final.

“Ya kita lagi lihat untuk ambang batas yang kira-kira kemudian tidak memberatkan partai-partai yang lain,” ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Ia juga menekankan bahwa pembahasan RUU Pemilu tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Menurutnya, proses yang terlalu mepet justru berisiko menghasilkan regulasi yang kurang optimal.

“Saya rasa kalau pembahasannya di akhir-akhir, justru nanti undang-undangnya kurang baik. Sementara kalau dari sekarang ke Pemilu juga masih agak lama, jadi masih perlu dilakukan pengkajian dan simulasi,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya