Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

SABTU, 25 APRIL 2026 | 11:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah kembali mematangkan rencana pemberian subsidi untuk motor listrik. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, program ini pada tahap awal akan difokuskan untuk sekitar 6 juta unit motor baru.

Namun demikian, pelaksanaannya tidak akan dilakukan secara serentak. Pemerintah memilih skema bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan fiskal serta kapasitas industri kendaraan listrik di dalam negeri.


"Terus yang motor listrik kan ada program untuk mengganti semua motor yang ada di sini. Itu berapa? 120 juta motor (konversi BBM ke listrik)? banyak kan? Kalau saya sih, saya mengusulkan, kita kasih yang baru dulu, yang pertama itu 6 juta penjual motor kan. Kita akan, tapi nggak semua sekali. Kita lihat bertahap. Tapi yang baru akan kita coba buat program, ya," ungkap Purbaya saat di Jakarta, dikutip Sabtu 25 April 2026. 

Ia juga menyebutkan bahwa besaran subsidi masih dalam tahap pengkajian. Pemerintah memperkirakan insentif yang diberikan berada di kisaran Rp5 juta per unit, dengan peluang penyesuaian tergantung skema akhir yang diputuskan.

"Ya nggak semuanya, bertahap lah. Subsidi mungkin 5 juta per motor, 5 juta rupiah, atau lebih," jelasnya.

Purbaya menambahkan, rencana tersebut masih dibahas lintas kementerian. Ia mengaku telah berdiskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Saya diskusikan, sudah diskusi dengan Menteri Perindustrian. Belum ketemu. Beberapa kali. Tapi saya sudah diskusi dengan Pak Ailangga juga. Dia setuju dengan jumlah yang nanti diatur-aturkan," jelasnya.

Usulan ini juga telah disampaikan kepada Presiden guna memperoleh arahan lebih lanjut terkait desain kebijakan dan besaran anggaran yang akan digelontorkan.

"Saya sudah minta tanggapan Pak Presiden juga," tambahnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Nicko Widjaja: Investasi ke TaniHub Bukan Kehendak Pribadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 22:07

Bos BEI Minta Investor Tidak Panik saat IHSG Anjlok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:57

Di Tengah Gejolak Global, Investor AS Tetap Lirik Peluang di Bali

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:56

Pimpinan Baru BGN Fokus Optimalkan MBG ke Daerah 3T

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:36

Istana Beri Sinyal Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:29

Kejagung: Dapur MBG Afiliasi Dadan Cs Tetap Jalan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:22

Legislator PDIP Dorong Kejelasan Skala Prioritas Kurikulum Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Kepala dan Dua Wakil BGN Baru Dilantik Senin Besok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:17

Sesuai Survei, Kinerja Pertamina Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:13

Selengkapnya