Berita

Presiden Prabowo Subianto tak menyalami Bahlil Lahadalia di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu, 15 Juni 2025. (Foto: Setkab)

Politik

Prabowo Keliling Dunia Cari Minyak karena Sudah Tidak Percaya Bahlil

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 21:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah Presiden Prabowo Subianto turun langsung melobi kerja sama energi dengan Jepang dan Rusia menandakan kepercayaan terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah turun.

Pengamat Citra Institute, Efriza menilai, keterlibatan langsung Presiden dalam isu strategis seperti energi memang lazim. Namun, dalam konteks saat ini, langkah tersebut juga bisa dibaca sebagai sinyal adanya keraguan.

“Dalam praktik pemerintahan, utamanya sektor strategis seperti kebijakan energi dan investasi, memang lazim berbagi peran antara menteri teknis seperti ESDM dan kepala negara, dalam hal ini Presiden, untuk saling bersinergi,” ujar Efriza kepada RMOL, Jumat, 24 April 2026.


Meski demikian, ia melihat ada dimensi politik yang lebih besar di balik langkah Prabowo mengambil alih peran lobi internasional tersebut.

“Meskipun, diyakini memungkinkan ada keraguan dalam diri Presiden Prabowo terhadap Bahlil,” sambungnya.

Efriza juga mengingatkan pernyataan-pernyataan Prabowo di masa lalu yang sempat melontarkan guyonan bernada skeptis terhadap kapasitas Bahlil, bahkan sejak masih menjabat sebagai Menteri Investasi.

“Kalau urusan investasi saja pernah diragukan, apalagi untuk urusan yang lebih besar seperti kebijakan energi,” ujarnya.

Namun demikian, Efriza menegaskan bahwa keraguan tersebut tidak serta-merta berarti Bahlil tidak mampu. Menurutnya, persoalan energi yang kompleks membuat Presiden perlu turun langsung untuk memastikan hasil yang optimal.

“Jadi memungkinkan bukan artinya Bahlil tidak mampu, tetapi apa iya akan berhasil?” katanya.

Ia menambahkan, faktor persepsi publik juga menjadi pertimbangan penting bagi Presiden.

“Itu mungkin saja masih merasuki benak Presiden, maupun citra yang akan memantul di publik jika hasilnya tidak sesuai,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya