Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi R)

Politik

Ini Pengganti Dua Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 21:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk pejabat sementara untuk mengisi posisi dua direktur jenderal Kementerian Keuangan yang sebelumnya dicopot.

Untuk posisi Dirjen Anggaran, Purbaya menunjuk Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Sudarto sebagai Pelaksana harian (Plh). Sementara jabatan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal diisi oleh Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi Ferry Ardianto.

"Untuk (Dirjen) Anggaran Pak Sudarto. Untuk DJSF, Pak Ferry," kata Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 24 April 2026.


Purbaya menegaskan kedua pejabat tersebut memiliki rekam jejak dan kapasitas yang kuat di bidangnya. Ia menyebut Sudarto telah lama berkecimpung di bidang anggaran, termasuk menempuh pendidikan doktoral di luar negeri.

"Pak Darto juga PhD dari mana? Dia lama di anggaran. Dia di Jepang dan PhD-nya di Australia, economics," ujarnya.

Ferry Ardianto, kata Purbaya juga memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dari luar negeri.

"Pak Ferry itu di Jepang, Master-nya, Doctor-nya di Colorado economics. Jadi itu orang-orang kuat di Departemen Keuangan. Memang saatnya dinaikkan. Sudah cukup lama di sini," lanjutnya.

Sebelumnya, Purbaya menyebut perombakan pejabat eselon I tersebut merupakan hal yang lazim dalam tubuh Kemenkeu sebagai bagian dari rotasi jabatan rutin.

"Itu saya menjelaskan itu hanya proses biasa, biasa kita berapa tahun putar, jadi nggak ada ini yang istimewa dari situ," katanya.

Meski demikian, ia juga mengisyaratkan adanya masalah internal yang melatarbelakangi keputusan tersebut, terutama terkait beredarnya informasi yang dinilai menyesatkan ke publik.

"Iya ada sedikit tapi nggak itu aja. Ada yang lain-lain. Tapi yang jelas selalu ada berita dari sini, dari Kementerian Keuangan yang berita dari keluar. Yang pertama katanya uangnya cuma 3 minggu habis. Terus sekarang keluar lagi tinggal Rp120 (triliun)," jelasnya.

Menurutnya, informasi semacam itu berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kalau perbedaan pendapat nggak apa-apa. Kalau keluar angka yang berbeda itu kan udah misleading. Seperti bilangannya punya 3 minggu udah habis uangnya. Ketika ada misinformasi seperti itu kan meruntuhkan legacy pemerintah juga," tegasnya.

Purbaya juga menyinggung adanya isu internal yang mempertanyakan kemampuannya dalam berbahasa Inggris.

Karena itu, ia menilai perlu adanya pembenahan di internal Kementerian Keuangan agar informasi yang tidak akurat tidak terus beredar.

"Jadi mesti kita rapikan itu sedikit. Kita biasa aja. Cuman noise kita berhentiin, gitu aja. Jadi nggak complicated banget," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya