Berita

Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Jawa Timur. (Foto: Dok. ISMEI)

Nusantara

Mahasiswa Turun Jalan Suarakan Isu Dana Asing ke NGO

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 19:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Isu dugaan aliran dana asing ke sejumlah lembaga swadaya masyarakat (NGO) memantik aksi mahasiswa di Surabaya. Mereka mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas dan tidak tinggal diam.

Aksi yang digelar Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Wilayah Jawa Timur itu berlangsung di depan Polda Jawa Timur dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jumat, 24 April 2026.

Mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi intervensi asing yang dinilai bisa mengganggu stabilitas sosial, ekonomi, hingga politik nasional.


“Kami tidak menolak keberadaan NGO, namun kami menolak segala bentuk intervensi asing yang berpotensi mengganggu keutuhan bangsa. Kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas aliran dana yang mencurigakan,” kata koordinator aksi, Figo.

Ia lantas menyindir kinerja aparat penegak hukum yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam merespons isu ini.

“Sayangnya, sampai saat ini kepolisian dan kejaksaan tidak melakukan apa-apa seperti macan ompong. Padahal, ketenteraman, persatuan, stabilitas nasional sedang dipertaruhkan. Di mana nyali Kapolri dan Jaksa Agung saat kondisi negara secara diam-diam sedang terancam?” sindirnya.

Mahasiswa juga mendorong pemerintah memperketat pengawasan terhadap aktivitas NGO, terutama yang memiliki sumber pendanaan dari luar negeri. Transparansi pendanaan menjadi kunci agar kegiatan lembaga tidak bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat. Di akhir kegiatan, perwakilan massa menyerahkan pernyataan sikap kepada pihak kepolisian dan kejaksaan.

Dalam tuntutannya, massa meminta aparat mengusut tuntas dugaan aliran dana asing ke NGO, mendesak pemerintah memperketat regulasi transparansi pendanaan, serta mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi intervensi asing.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya