Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Politik

'Noise' di Internal Kemenkeu Nyaring Usai Dua Dirjen Dicopot

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 18:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan soal adanya “noise” di internal Kementerian Keuangan usai mencopot dua direktur jenderal.

Dua pejabat yang dicopot yakni Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu serta Dirjen Anggaran Luky Alfirman. Purbaya menegaskan, perombakan tersebut pada dasarnya merupakan hal yang lazim sebagai bagian dari rotasi jabatan di internal Kemenkeu.

“Itu saya menjelaskan itu hanya proses biasa, biasa kita berapa tahun putar, jadi gak ada ini yang istimewa dari situ,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.


Namun di balik itu, Purbaya mengakui ada faktor lain, terutama terkait beredarnya informasi yang dinilai tidak akurat dari internal kementerian.

“Iya ada sedikit tapi nggak itu aja. Ada yang lain-lain. Tapi yang jelas selalu ada berita dari sini, dari Kementerian Keuangan yang berita dari keluar. Yang pertama katanya uangnya cuma 3 minggu habis. Terus sekarang keluar lagi tinggal Rp120 (triliun),” jelasnya.

Ia menilai, informasi tersebut berpotensi menyesatkan dan merusak kepercayaan publik terhadap kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kalau perbedaan pendapat nggak apa-apa. Kalau keluar angka yang berbeda itu kan udah misleading. Seperti bilangannya punya 3 minggu udah habis uangnya. Ketika ada misinformasi seperti itu kan meruntuhkan legacy pemerintah juga,” tegasnya.

Purbaya juga menyinggung adanya informasi internal yang menyebut dirinya tidak cakap berbahasa Inggris dan sebaiknya tidak bertemu investor.

“Terus yang gue agak heran ada yang saya bilang tadi informasi yang keluar bahwa Menteri Keuangannya tertutup nggak bisa bahasa Inggris sekali dan kalau bisa jangan dibawa ketemu investor karena dia akan mengacaukan katanya. Itu dari internal,” ungkapnya.

Karena itu, ia menegaskan perlunya pembenahan di internal Kemenkeu agar penyebaran informasi yang tidak benar dapat dihentikan.

“Jadi mesti kita rapikan itu sedikit. Kita biasa aja. Cuman noise kita berhentiin, gitu aja. Jadi nggak complicated banget,” katanya.

Saat ditanya apakah polemik tersebut berkaitan langsung dengan pencopotan dua dirjen, Purbaya tidak menampik adanya keterkaitan, meski bukan satu-satunya faktor.

“Mungkin ada sedikit,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya