Berita

Ilustrasi mata uang Dolar dan Rupiah.

Politik

Pelemahan Rupiah Berisiko Picu Efek Domino Ekonomi

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.300 per dolar AS menjadi alarm bahaya bagi stabilitas ekonomi nasional. 

Anggota Komisi XI DPR RI, Bertu Merlas, mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus meredam potensi inflasi yang dipicu oleh pelemahan mata uang tersebut.

“Kondisi rupiah saat ini harus menjadi alarm bagi pemerintah. Pelemahan ini berdampak langsung pada kenaikan harga barang impor dan biaya produksi. Jika harga barang naik sementara pendapatan masyarakat stagnan, daya beli akan terpuruk,” ujar Bertu Merlas di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.


Bertu memperingatkan bahwa pelemahan rupiah akan menciptakan efek domino berupa kenaikan biaya produksi bagi industri yang bergantung pada bahan baku impor. 

Jika tidak dimitigasi dengan cepat, beban biaya ini akan dialihkan kepada konsumen melalui kenaikan harga barang jadi yang ujungnya akan menggerus kesejahteraan masyarakat secara langsung.

Legislator PKB asal Sumatera Selatan ini menekankan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan inflasi lepas kendali. Menurutnya, inflasi yang tinggi di tengah pelemahan rupiah akan memperparah beban hidup kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. 

“Tanpa intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, risiko ketidakstabilan sosial ekonomi akan semakin terbuka lebar,” katanya.

Bertu juga menyoroti dilema di sektor moneter. Upaya bank sentral untuk menahan laju pelemahan rupiah melalui kenaikan suku bunga acuan dinilai memiliki risiko ikutan, yakni pengetatan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. 

Jika suku bunga terus naik, ekspansi usaha sektor riil berpotensi melambat yang pada akhirnya menghambat penyerapan tenaga kerja.

“Jika suku bunga meningkat, akses pembiayaan bagi UMKM semakin sulit. Ini berdampak buruk pada aktivitas usaha. Oleh karena itu, pemerintah harus menjaga keseimbangan antara stabilitas moneter dan keberlangsungan sektor riil,” tegasnya.

Untuk menjaga ekonomi tetap stabil, Bertu mendesak pemerintah menjalankan tiga langkah strategis. Pertama memperkuat operasi pasar dan memastikan kelancaran distribusi bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga spekulatif. 

Kedua memastikan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran agar kelompok rentan tetap memiliki kemampuan konsumsi dasar. Ketiga memberikan kemudahan akses pembiayaan dan insentif fiskal agar sektor UMKM tetap produktif di tengah tekanan kurs.

“Mengendalikan inflasi adalah kunci utama. Pemerintah harus memastikan pasokan aman dan harga stabil. Subsidi dan bantuan sosial harus benar-benar sampai ke tangan yang berhak agar daya beli rakyat tidak tergerus lebih dalam,” pungkas Bertu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya