Berita

Kepala Desa Purwasaba nyentrik bertato, Hoho Alkaf. (Foto: Instagram)

Nusantara

Kronologi Rumah Kades Hoho Diteror Molotov hingga Mobil Ludes

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 17:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi teror menyasar Kepala Desa Purwasaba nyentrik bertato, Hoho Alkaf. Rumahnya dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal hingga satu unit mobil terbakar di garasi.

Peristiwa terjadi pada Kamis dini hari, 23 April 2026. Api dilaporkan cepat membesar dan melalap kendaraan yang terparkir di dalam rumah korban.

Dalam keterangannya, Hoho menyebut insiden terjadi menjelang subuh, sekitar pukul 04.10 WIB. Ia sempat mengecek rekaman kamera pengawas sebelum mendengar suara mencurigakan.


“Sekitar pukul 04.00 WIB lewat sedikit, kira-kira 04.10 atau 04.15 WIB. Saya sempat melihat CCTV, tidak lama kemudian terdengar suara, lalu api sudah membesar,” kata Hoho dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Jumat, 24 April 2026.

Saat kejadian, Hoho mengaku masih terjaga karena sebelumnya berkumpul dengan warga hingga larut malam. Tiba-tiba kobaran api muncul di area parkir rumahnya. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Banjarnegara. Aparat bersama Polsek Mandiraja langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polres Banjarnegara, AKP Sugeng Tugino mengatakan, dari hasil olah TKP ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pelemparan molotov.

“Dari hasil olah TKP, kami mengamankan beberapa barang bukti berupa potongan kayu sekitar 50 sentimeter yang dibalut kain, serta wadah plastik berisi cairan mudah terbakar,” ujar AKP Sugeng.

Polisi juga menyita perangkat CCTV di lokasi. Namun, saat diperiksa, kamera pengawas tersebut dalam kondisi tidak aktif.

“CCTV di lokasi juga dalam kondisi mati,” tambahnya.

Untuk mengungkap pelaku dan motif, polisi telah berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik dan Inafis dari Polda Jawa Tengah. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi memburu pelaku teror yang nekat menyasar kepala desa tersebut.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya