Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Indonesia Bisa Menang Lawan Krisis Energi, Asalkan Aturan Motor Listrik Satu Suara

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 12:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) menegaskan bahwa kunci sukses migrasi ke kendaraan listrik bukan cuma soal unit motornya, tapi soal aturan pemerintah yang harus kompak. 

Di tengah ancaman krisis energi, motor listrik bukan lagi sekadar gaya hidup ramah lingkungan, tapi cara ampuh untuk menyelamatkan kantong negara.

riset INDEF (2025) menyebutkan kalau kita berhasil mengalihkan 10 persen saja kendaraan ke listrik, negara bisa hemat subsidi BBM sampai Rp12,3 triliun per tahun. Bahkan, penghematan total subsidi BBM bisa mencapai Rp296,9 triliun, angka yang jauh lebih besar dibanding nilai insentif pajak yang diberikan pemerintah.


Hasilnya pun sudah mulai terasa. Dalam tiga tahun terakhir, investasi senilai 2,73 miliar Dolar AS sudah masuk dari nama-nama besar seperti BYD dan Mitsubishi. 

Pengguna kendaraan listrik pun naik drastis, dari hanya 1 persen di tahun 2022 menjadi hampir 13 persen di tahun 2025. Namun, AISMOLI mengingatkan agar aturan baru, seperti Permendagri 11/2026, jangan sampai membingungkan masyarakat dan pelaku usaha karena berbeda dengan UU yang sudah ada.

"Kebijakan yang baik tidak cukup, namun harus selaras dan sampai ke lapangan dengan satu tafsir yang sama. Kepastian kebijakan menjadi barang mahal dan dibutuhkan bagi industri untuk berinvestasi, berproduksi, dan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh," ujar Budi Setiyadi, Ketua Umum AISMOLI, dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Jumat 24 April 2026.

AISMOLI pun menawarkan tiga solusi agar transisi ini makin mulus. 

Pertama, aturan pajak di daerah harus disamakan agar tidak ada lagi kebingungan soal biaya. 

Kedua, perlu ada forum koordinasi rutin antar kementerian supaya kebijakan yang keluar selalu satu suara. 

Ketiga, pemerintah perlu merangkul asosiasi industri sebagai teman diskusi dalam menyusun aturan agar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Langkah percepatan ini, terutama pada segmen roda dua, juga menjadi investasi langsung bagi kesehatan publik mengingat sektor transportasi menyumbang 23 persen emisi GRK di perkotaan. Beralih ke listrik berarti memberi udara yang lebih bersih bagi jutaan warga.

Budi optimistis bahwa dengan pasar yang besar dan sumber daya mineral yang kaya, Indonesia mampu menjadi pemimpin transisi EV di Asia Tenggara. 

Menurutnya, Indonesia memiliki semua yang dibutuhkan, dan kini tinggal memastikan setiap kebijakan mendorong ke arah yang sama demi menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya