Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Terkoreksi Tajam di Sesi I: Sektor Infrastruktur Jadi Beban Terberat

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 12:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar modal Indonesia mengalami tekanan hebat pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat siang 24 April 2026. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat merosot signifikan sebesar 225 poin atau melemah 3,06 persen yang membawa indeks mendarat ke level 7.152.

Aktivitas perdagangan di lantai bursa tergolong sangat ramai dengan volume mencapai 286,4 juta lot saham. 


Nilai transaksi yang dibukukan hingga tengah hari mencapai Rp13,24 triliun, menunjukkan adanya tekanan jual yang masif dari para investor di tengah ketidakpastian pasar global dan domestik.

Di tengah aksi jual yang meluas, hanya sedikit saham dari indeks elit LQ45 yang mampu bertahan di zona hijau. 

Saham komoditas seperti ADMR dan INCO terpantau masih mencatatkan penguatan dan masuk dalam Top Gainers:

Tekanan jual paling dalam melanda deretan saham berkapitalisasi besar seperti BBTN, AMMN, SMGR, BRPT, BBCA, hingga KLBF hingga masuk dalam Top Losers.

Kelesuan pasar kali ini bersifat menyeluruh, di mana seluruh indeks sektoral berakhir di zona merah. 

Sektor infrastruktur menjadi pemberat utama indeks dengan koreksi mencapai -4,09 persen. Beberapa saham unggulan di sektor ini yang mengalami penurunan harga antara lain EXCL turun -3,82 persen, TLKM melemah -3,47 persen, dan ISAT terkoreksi -2,30 persen.

SMDR, PGAS, dan MTEL melemah antara 0,9 persen hingga 1,8 persen.

Koreksi tajam ini terjadi seiring dengan sentimen global yang cenderung risk-off. Investor terpantau melakukan aksi ambil untung (profit taking) merespons fluktuasi nilai tukar Rupiah dan penyesuaian ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga acuan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya