Berita

Presiden ke-7 Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Desakan Menguat, Kasus Ijazah Jokowi Diminta Segera Disidangkan Terbuka

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 10:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Joko Widodo kembali menjadi sorotan. Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan perkara tersebut secara adil dan terbuka.

Aktivis Gerakan Kebangsaan Selamatkan Indonesia (GAKSI), Marwan Batubara, menegaskan pentingnya proses hukum yang transparan guna memastikan keaslian ijazah S1 milik Jokowi. Ia menilai, perkara ini seharusnya dibawa ke pengadilan agar dapat diuji berdasarkan kaidah hukum, baik dalam ranah pidana maupun perdata.

Menurut Marwan, tuntutan utama dari pihak penggugat adalah adanya proses peradilan yang terbuka. Namun hingga kini, ia menilai proses tersebut belum pernah benar-benar terjadi. Sebaliknya, ia mengklaim bahwa pihak penggugat justru menghadapi tekanan hukum.


"Itulah yang dituntut oleh teman-teman yang menggugat ini. Apakah itu pidana atau perdata.  Tapi Pengadilan itu tidak  pernah terjadi. Yang ada justru para penggugat inilah yang menjadi objek untuk dikriminalisasi," kata Marwan Batubara kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Menurutnya, selama ini Jokowi tidak pernah berani menghadapi proses pengadilan. 

Marwan juga menyoroti serangan para Termul atau para pendukung Jokowi, terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK yang meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya jika memang asli. 

“Sebetulnya apa yang disampaikan Pak JK itu berdasarkan prinsip-prinsip moral, konstitusi dan hukum,” kata Marwan.

Ia menilai serangan Ternak Mulyono (Termul) terhadap JK itu semakin gencar karena permintaan JK berpotensi dilaksanakan oleh pengadilan. 

Senada dengan itu, perwakilan Barisan Krida Patriot, Budiman, mengatakan, mereka bersama rekan-rekan yang tergabung di organisasi GAKSI meyakini Presiden Prabowo Subianto tak takut kepada Jokowi. 

“Saya yakin karena Presiden Prabowo itu mantan militer. Terlebih Prabowo pernah diharapkan akan menjadikan Indonesia sebagai Macan Asia kembali yang dikenal sosok yang tegas dan berwibawa tidak mencla-mencle. Nah, taring ini yang kami harapkan kembali terlihat dengan mengedepankan taat konstitusi dan hukum NKRI,” tegas Budiman.

Sementara itu, Laksda (Purn) Soni Santoso menilai kasus ijazah palsu Jokowi sudah menghancurkan moral dan adab bangsa. Karena sudah banyak korban. 

“Padahal sudah dua tokoh bangsa, yaitu Pak JK dan Ibu Megawati dan  banyak tokoh lainnya meminta Jokowi untuk menunjukan ijazahnya. Jadi Jokowi tinggal tunjukan saja ijazahnya. Maka selesai, rakyat tidak akan membuat gaduh," kata Soni.

Soni berpandangan berlarut-larutnya kasus ijazah Jokowi ini tak lain karena penegakan hukum di Indonesia sudah mulai rapuh.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya