Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

RUU Pemilu Masih Nol Pembahasan di DPR

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 10:37 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembahasan RUU Pemilu hingga kini belum berjalan meski target penyelesaian terus dikejar untuk persiapan Pemilu 2029. DPR mengakui, prosesnya bahkan belum masuk tahap pembicaraan sama sekali.

Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan mandeknya RUU Pemilu bukan karena perbedaan sikap antarpartai, melainkan karena belum pernah dibahas bersama sejak awal. Padahal, regulasi ini dinilai krusial untuk menentukan arah sistem politik ke depan.

“Saya nggak tahu persis ya, tapi yang saya ketahui, sebetulnya kita belum tahu ada perbedaan atau tidak. Kenapa? Karena kita belum pernah membicarakannya,” katanya kepada wartawan, Jumat, 24 April 2026.


Ia menjelaskan, hingga saat ini belum ada pembahasan formal antarpartai politik di DPR. Akibatnya, belum terlihat titik perbedaan maupun titik temu dalam isu-isu penting seperti sistem pemilu hingga ambang batas parlemen.

“Kita mulai pembicaran saja dulu. Kita buka konsep kita apa. Nah, baru kita lihat  bedanya apa." lanjutnya.

Doli menilai kondisi ini membuat penyusunan RUU Pemilu tertinggal dari jadwal yang seharusnya sudah dimulai sejak awal periode. Ia bahkan menyebut jika pembahasan dimulai lebih awal, regulasi ini seharusnya sudah rampung saat ini.

“Kalau kita sudah mulai 1,5 tahun yang lalu, harusnya ini sudah selesai,” ujar Doli.

Padahal, RUU Pemilu dibutuhkan sebelum tahapan pemilu dimulai, termasuk pembentukan penyelenggara yang ideal berdasarkan aturan baru. Tanpa revisi, tahapan awal berpotensi masih mengacu pada regulasi lama.

DPR pun mendorong agar pembahasan segera dimulai melalui kesepakatan politik antar pimpinan partai, agar penyusunan tidak semakin tertinggal dari tenggat waktu yang telah ditargetkan pemerintah.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya