Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham L'Oreal dan Nokia Jadi Penyelamat Bursa Eropa di Tengah Tekanan Makro

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menutup perdagangan dengan pergerakan yang cenderung stagnan, di mana indeks pan-Eropa STOXX 600 hanya menguat tipis 0,05 persen ke level 614,20 pada penutupan perdagangan Kamis 23 April 2026.

Kondisi ini mencerminkan kecemasan investor terhadap memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah serta kontraksi aktivitas bisnis di zona Euro yang tidak terduga. 

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran pasca kegagalan negosiasi damai menjadi beban utama bagi sentimen pasar, terutama setelah munculnya laporan mengenai aksi militer Iran di Selat Hormuz. Situasi ini membuat bursa Eropa terlihat tertinggal dibandingkan Wall Street karena kerentanan kawasan terhadap gejolak harga energi. 


Di tingkat regional, performa bursa bergerak bervariasi dengan indeks CAC 40 Prancis yang menguat 0,87 persen atau 70,89 poin menjadi 8.227,32. Penguatan tersebut  berkat dorongan sektor barang mewah.

Indeks DAX Jerman dan FTSE 100 Inggris justru berakhir di zona merah. DAX turun 0,16 persen atau 39,45 poin ke posisi 24.155,45 dan FTSE 100 Inggris melemah 0,19 persen atau 19,45 poin menjadi 10.457,01.

Meskipun indikator ekonomi makro melemah, kinerja emiten menjadi penyelamat agar indeks tidak merosot lebih dalam. 

Saham L'Oreal mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 9 persen setelah hasil penjualan kuartal pertama melampaui ekspektasi. 

Saham Nokia juga menguat  6,4 persen berkat prospek kecerdasan buatan, begitu juga dengan saham Nestle yang tetap tangguh meski di tengah konflik global. 

Namun, sektor perbankan justru menjadi pemberat utama indeks setelah mengalami penurunan yang cukup tajam.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya