Berita

(Foto: Dok. BPKH)

Politik

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 19:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyerahkan langsung living cost atau uang saku kepada para jemaah calon haji di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati yang hadir langsung, menjelaskan setiap jemaah mengantongi living cost sebesar 750 Riyal atau setara dengan Rp3,5 juta. 

"Kami berikan Riyal untuk uang oleh-oleh atau jajan. Jadi per jemaah kami berikan 750 Riyal," ujar Sulistyowati dalam keterangan tertulis, Kamis 23 April 2026.


Sulistyowati memaparkan pembagian living cost ini merupakan salah satu wujud pengembalian nilai manfaat dari pengelolaan dan pengembangan dana haji BPKH.

Dia menerangkan BPKH saat ini memegang amanah mengelola dana titipan dari 5,7 juta jemaah pendaftar nomor porsi haji dengan total dana kelolaan mencapai Rp180 triliun.

Dari total dana yang dikelola tersebut, ia mengatakan BPKH bukan hanya berhasil membuat dana jemaah aman, namun juga membukukan nilai manfaat atau imbal hasil sebesar Rp12 triliun sepanjang 2025.

Sulistyowati melanjutkan dari dana hasil kelolaan inilah yang kemudian didistribusikan kembali kepada jemaah dalam tiga bentuk.

Pertama, nilai manfaat dari pengelolaan BPKH diwujudkan sebagai subsidi biaya penyelenggaraan ibadah haji yang rata-rata mencapai Rp33 juta per orang, dengan nominal yang menyesuaikan jarak masing-masing embarkasi.

“Jadi tergantung embarkasinya, kalau semakin dekat dengan Aceh, maka semakin kecil apa yang harus dibayar,” katanya.

Kedua, nilai manfaat pengelolaan dana yang dilakukan BPKH diwujudkan menjadi penambahan saldo bagi jemaah yang masih dalam masa tunggu keberangkatan haji. 

Ketiga, alokasi living cost yang diserahkan secara tunai di asrama haji menjelang keberangkatan.

"Kami berharap Tindakan BPKH dalam pemberian uang tunai dalam mata uang Riyal ini dapat memberi ketenangan dan kemudahan bagi jemaah selama beribadah di Tanah Suci," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya