Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto:Istimewa)

Politik

Melihat Kinerja Bahlil, Perlu Orang Kompeten jadi Menteri ESDM

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabar Presiden Prabowo Subianto bakal melakukan kocok ulang atau reshuffle Kabinet Merah Putih semakin kencang. 

Jika Presiden Prabowo akan melakukan reshuffle kabinet, maka Menteri ESDM Bahlil Lahadalia layak dievaluasi dari jabatannya.

“Dilihat dari kinerjanya selama ini memang Bahlil layak di reshuffle,” kata Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Kamis, 23 April 2026.


Jamiluddin menyoroti sejumlah kebijakan yang beririsan dengan Bahlil. Salah satunya soal kenaikan harga BBM termasuk gas LPG 12kg. 

Ia menilai momentum kenaikan harga tersebut tidak tepat di tengah kondisi daya beli masyarakat yang sedang menurun. 

Menurut Jamiluddin, kelompok yang paling terdampak adalah kelas menengah, karena merupakan pengguna utama LPG 12 kg.

Sementara itu, kenaikan harga dinilai tidak berpengaruh signifikan bagi kelompok kelas atas. 

“Selain kebijakannya yang kurang berpihak kepada rakyat, seperti menaikkan harga BBM dan LPG, kinerjanya berdasarkan hasil survei juga rendah,” ujar Jamiluddin.

Menurutnya, posisi Menteri ESDM seharusnya diisi oleh sosok yang lebih kompeten agar pengelolaan sektor energi berjalan optimal.

“Karena itu, selayaknya Menteri ESDM diganti oleh sosok yang lebih mumpuni. Hal itu diperlukan agar penanganan energi memang ditangani sosok yang kompeten,” pungkasnya.

Isu perombakan kabinet kembali mencuat ke ruang publik setelah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan tanggapan singkat namun penuh teka-teki.

Saat ditanya mengenai kemungkinan reshuffle kabinet dalam waktu dekat, Seskab tidak secara tegas membantah kabar tersebut. 

Ia hanya meminta publik menunggu kepastian resmi, seraya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto yang akan menyampaikan langsung kepada masyarakat.

“Tunggu aja. Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” kata Teddy dalam keterangannya di Istana Merdeka, Selasa, 7 April 2026.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya