Berita

Representative Image (Foto: Analkhabar)

Dunia

Honduras Cabut Pengakuan untuk SADR, Kini Dukung Maroko

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 13:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Honduras resmi menangguhkan pengakuannya terhadap kelompok Sahrawi Arab Democratic Republic (SADR), menandai perubahan signifikan dalam arah kebijakan luar negeri terkait isu Sahara Maroko.

Keputusan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Honduras, Mireya Agüero de Corrales, kepada Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, melalui surat resmi yang diterima pada Rabu, 22 April 2026. 

Setelah sempat mengakui SADR, Honduras kini memastikan tidak lagi mendukung kelompok tersebut, dengan menekankan penghormatan terhadap prinsip non-intevensi.


"Penangguhan ini berasal dari keputusan kedaulatan (Honduras), berdasarkan komitmen tradisionalnya terhadap prinsip-prinsip non-intervensi dan penghormatan terhadap urusan internal negara lain," ungkap surat itu. 

Lebih lanjut, Honduras juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelesaian konflik melalui jalur multilateral. 

“Honduras menegaskan kembali dukungan penuhnya terhadap upaya Sekretaris Jenderal PBB dan Utusan Khususnya yang bertujuan untuk mencapai solusi politik yang adil dan berkelanjutan," demikian isi pernyataan resmi tersebut.

Dukungan itu turut mencakup resolusi Dewan Keamanan PBB, termasuk Resolusi 2797, sebagai kerangka penyelesaian yang sah dan diakui secara internasional. 

Bahkan, keputusan ini juga telah disampaikan kepada Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, sebagai bagian dari komunikasi diplomatik resmi.

Honduras sendiri diketahui pertama kali mengakui SADR pada 1989 dan kembali menegaskan pengakuan tersebut pada 2022. 

Namun, dinamika geopolitik dan perkembangan terbaru tampaknya mendorong negara tersebut untuk meninjau ulang posisinya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya