Berita

Relaunching program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah). (Foto: Dok. Amanah)

Nusantara

Relaunching Amanah Dorong Hilirisasi dan Penguatan Ekonomi Pemuda Aceh

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 12:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) resmi diluncurkan kembali melalui kegiatan relaunching di Gedung Amanah, Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar.

Kegiatan ini menandai penguatan peran Amanah sebagai pusat pengembangan pemuda serta pendorong hilirisasi komoditas lokal di Aceh.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan pameran karya kreatif anak muda Aceh. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum masuk pada agenda utama pengukuhan pengurus Amanah.


Ketua Yayasan Amanah, Syaifullah Muhammad mengatakan, relaunching ini menjadi momentum untuk memperkuat visi pengembangan generasi muda Aceh.

“Pengembangan pemuda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing menjadi fokus utama kami,” ujar Syaifullah Muhammad dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 April 2026.

Amanah mengusung pendekatan berbasis inovasi, teknologi, dan penguatan ekonomi lokal dalam mendorong pemberdayaan pemuda. Ia menilai selama ini pengelolaan komoditas masih didominasi bentuk bahan mentah, sehingga perlu didorong ke arah hilirisasi agar memiliki nilai tambah.

“Ke depan, kita dorong agar komoditas tidak berhenti di bahan baku, tetapi bisa masuk ke produk bernilai tambah sesuai arah hilirisasi,” jelasnya.

Syaifullah menambahkan, Amanah telah mengembangkan teknologi pemurnian minyak nilam agar dapat dimanfaatkan pada industri bernilai tinggi seperti kosmetik dan parfum. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi baru di daerah sekaligus mendorong penguatan industri berbasis sumber daya lokal.

Amanah juga fokus pada peningkatan kapasitas pemuda melalui pelatihan, penguatan keterampilan, serta pendampingan usaha berbasis teknologi. Konsep yang diusung adalah social enterprise, menggabungkan penguatan sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi.

Menurutnya, sinergi para pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

“Program ini diharapkan dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi dalam perekonomian daerah,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya