Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali melonjak tajam didorong kombinasi faktor fundamental dan geopolitik yang sama-sama menekan pasokan global.

Dikutip dari Reuters, Kamis 23 April 2026, pada penutupan perdagangan Rabu, harga minyak mentah Brent naik 3,43 Dolar AS atau 3,48 persen menjadi 101,91 Dolar AS per barel. 

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 3,29 Dolar AS atau 3,67 persen ke level 92,96 Dolar AS per barel. Bahkan dalam sesi perdagangan, harga sempat melonjak lebih dari 4 Dolar AS per barel.


Kenaikan ini salah satunya dipicu oleh data dari Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan penurunan tak terduga pada stok bahan bakar di AS. Meski persediaan minyak mentah justru naik 1,9 juta barel menjadi 465,7 juta barel, stok bensin turun tajam 4,6 juta barel -- jauh di atas perkiraan penurunan 1,5 juta barel. Stok distilat, yang mencakup solar dan bahan bakar pemanas, juga turun 3,4 juta barel, lebih dalam dari ekspektasi pasar.

Penurunan stok bahan bakar ini memberi sinyal bahwa permintaan energi masih kuat, sehingga mendorong harga naik.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah ikut memperparah kekhawatiran pasar. Laporan menyebutkan setidaknya tiga kapal kontainer terkena tembakan di Selat Hormuz. Selain itu, Iran juga menyita dua kapal dengan alasan pelanggaran maritim. 

Ketegangan ini terjadi di tengah ketidakjelasan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Presiden Donald Trump memang mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu, tetapi belum ada kepastian apakah Iran maupun sekutunya akan menyetujui langkah tersebut. Bahkan, pejabat tinggi Iran menyatakan bahwa gencatan senjata tidak berarti selama blokade terhadap pelabuhan Iran masih berlangsung.

Situasi semakin kompleks karena konflik juga meluas ke wilayah lain. Serangan Israel di Lebanon selatan dilaporkan menewaskan sedikitnya empat orang, sementara kelompok Hezbollah membalas dengan serangan drone. Kondisi ini memperbesar risiko konflik regional yang bisa berdampak pada pasokan energi global.

Dari sisi pasokan, Rusia juga mengambil langkah strategis dengan mengalihkan sebagian pengiriman minyaknya ke rute lain mulai 1 Mei. Kebijakan ini berpotensi mengubah aliran distribusi energi global, terutama ke Eropa. Sementara itu, Uni Eropa mulai mempertimbangkan kebijakan penimbunan bahan bakar jet untuk mengantisipasi kemungkinan kekurangan pasokan.

Di tengah ketidakpastian tersebut, pemerintah AS juga memberikan kelonggaran sementara terhadap sanksi minyak Rusia selama 30 hari, terutama untuk membantu negara-negara yang rentan terhadap krisis pasokan akibat terganggunya jalur di Selat Hormuz.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya