Berita

Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22 April 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Dave Laksono Yakin Rudy Mas’ud Mampu Atasi Situasi di Kaltim

RABU, 22 APRIL 2026 | 16:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Golkar merespons aksi demonstrasi masyarakat yang ditujukan kepada Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud. 

Partai Golkar meyakini kadernya tersebut mampu menghadapi situasi dan menyerap aspirasi masyarakat.

Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, menyatakan bahwa Rudy Mas’ud bukan sosok yang asing dalam menghadapi dinamika di lapangan, termasuk aksi unjuk rasa.


“Ya, Pak Rudy bukan orang asing menghadapi situasi, dia pasti mampu untuk menyerap aspirasi dan juga menyelesaikan apapun yang menjadi kendala sehingga terjadi sebuah demo,” kata Dave kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Atas dasar itu, Dave menyatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan terhadap Rudy Mas’ud yang notabene adalah kader Golkar. 

“Kita tetap memberikan dukungan kepada Pak Rudy untuk bisa menyelesaikan apapun itu yang menjadi kendala,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR ini.

Saat ditanya apakah ada komunikasi internal partai pasca-aksi demonstrasi tersebut, Dave mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun demikian, ia tetap optimis bahwa Rudy Mas’ud dapat menangani situasi yang ada.

“Aku nggak tahu persisnya ya, mungkin ke Pak Ketua Umum langsung. Akan tetapi, kita, saya yakin Pak Rudy bisa menyelesaikan situasi ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud didemo warga. Mereka menuntut pemulihan fungsi pengawasan legislatif melalui tiga tuntutan utama. 

Massa yang tergabung dalam “Aksi 214” itu sempat memanas hingga Selasa malam, 21 April 2026. Mereka datang dengan membawa tiga poin krusial yang menjadi dasar pergerakan.

Mereka juga meminta adanya audit total kebijakan pemerintah, pembersihan praktik nepotisme dan penguatan taji legislatif dalam mengontrol kebijakan eksekutif.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya