Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, hadiri Seminar Kesehatan Organ Dalam dan Kecantikan Kulit dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026. (Foto: Kemenkop)

Nusantara

Kemenkop Ajak Perempuan Jaga Kesehatan dan Kemandirian

RABU, 22 APRIL 2026 | 15:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Seminar Kesehatan Organ Dalam dan Kecantikan Kulit dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026 pada Rabu, 22 April 2026.

Acara yang mengusung tema "Kartini Masa Kini: Cantik dan Sehat Luar Dalam, Berkarya Membangun Negeri" ini menekankan pentingnya kesehatan sebagai fondasi bagi perempuan untuk berkontribusi bagi bangsa.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, menekankan pentingnya bagi perempuan Indonesia untuk memiliki kemandirian dan terus meningkatkan kapasitas diri.


Farida menyoroti bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni mengenakan pakaian kebaya, melainkan momen refleksi terhadap sejarah dan perjuangan Raden Ajeng Kartini. Ia membagikan tiga poin utama yang dapat diteladani dari sosok pahlawan asal Jepara tersebut untuk diterapkan oleh perempuan masa kini.  

Wamenkop menjelaskan bahwa meskipun Kartini lahir sebagai anak Bupati dengan segala fasilitas dan kenyamanan, beliau justru merasa tidak nyaman karena adanya budaya pingitan yang membatasi akses perempuan terhadap pendidikan.

"Yang beliau inginkan bukan baju bagus, kendaraan bagus, atau makanan enak. Yang beliau inginkan adalah bisa ikut sekolah atau belajar minimal membaca," ujar Farida. 

Ia berpesan agar perempuan masa kini tetap semangat belajar setinggi apa pun status sosial mereka agar memiliki modal hidup yang kuat.  

"Senyaman apa pun kondisi kita, kita harus tetap belajar untuk memiliki ilmu-ilmu dasar hidup yang menunjang kemandirian. Agar dalam kondisi krisis apa pun, kita masih bisa berdiri di kaki sendiri tanpa bingung menatap dunia dan masa depan," tegasnya.  

Penasihat DWP Kementerian Koperasi, Ibu Sita Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2025 seminar difokuskan pada kesehatan mental dan psikologis, maka tahun ini fokus diperluas pada aspek fisik dan kecantikan secara holistik.

Terinspirasi Sosok Kartini yang Visioner
Ibu Sita menyoroti bagaimana sosok Raden Ajeng Kartini tidak hanya memperjuangkan hak pendidikan, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan gaya hidup sehat. 

Beliau mengungkapkan fakta sejarah bahwa Kartini bahkan menerapkan pola hidup vegetarian sebagai bentuk spiritualitas dan disiplin diri. "Vegetarisme itu doa tanpa kata kepada Yang Maha Tinggi," ujar Ibu Sita mengutip surat RA Kartini.

Hal ini, menurutnya, selaras dengan tema seminar yang mengajak perempuan memiliki perilaku disiplin untuk merawat diri agar dapat menjalankan peran ganda sebagai istri, ibu, maupun penggerak pembangunan secara optimal.

Di tengah kemajuan prestasi perempuan Indonesia saat ini, Ibu Sita juga memberikan peringatan mengenai tantangan kesehatan yang serius. Ia menyoroti tingginya angka kasus kanker serviks yang menjadi pembunuh nomor satu bagi perempuan di Indonesia.

"Di sinilah letak pentingnya memberikan pemahaman mengenai kesehatan organ dalam," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya