Berita

Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari (Foto: Istimewa)

Nusantara

Produksi Sampah Indonesia Nyaris 150 Ribu Ton Perhari

RABU, 22 APRIL 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Indonesia menghadapi krisis sampah yang semakin besar, dengan produksi harian mendekati 150 ribu ton, sementara kapasitas pengolahan masih terbatas dan dibangun secara bertahap. 

Kondisi ini menunjukkan persoalan struktural yang sudah lama tertinggal dan belum tertangani secara masif.

Kepala Staf Kepresidenan RI, Muhammad Qodari, mengungkapkan timbunan sampah nasional saat ini mencapai 141.926 ton per hari. Angka tersebut mencerminkan besarnya beban yang belum diimbangi dengan sistem pengolahan yang memadai.


“Untuk diketahui, impunan sampah yang sekarang ada mencapai 141.926 ton per hari. Hampir 150 ribu ton sehari,” kata Qodari dalam konferensi pers pada Rabu, 22 April 2026.

Ia menilai persoalan sampah selama ini cenderung terabaikan, sehingga infrastruktur seperti tempat pemrosesan akhir (TPA) banyak yang sudah penuh. Di sisi lain, pengolahan berbasis reduce, reuse, recycle (3R) juga masih rendah.

“Kita harus menyadari, teman-teman, bahwa soal sampah ini adalah salah satu persoalan fundamental yang sekian lama terabaikan,” lanjutnya.

Pemerintah kini mendorong solusi melalui program pengolahan sampah menjadi energi listrik (PISEL). Namun, kapasitas yang ditargetkan hingga 2029 baru mampu mengurangi sekitar 33 ribu ton sampah per hari atau sekitar 22 persen dari total timbunan nasional.

“Sebegitu berat dan besarnya masalah sampah ini sehingga sampai 2029 kita punya roadmap baru bisa 22% saja,” kata Qodari.

Qodari menegaskan, keterbatasan kapasitas pengolahan dan lambatnya pembangunan infrastruktur membuat penanganan sampah masih berjalan bertahap. Pemerintah saat ini berupaya mengejar ketertinggalan melalui pembangunan fasilitas di berbagai wilayah, meski skalanya belum mampu menutup keseluruhan masalah.

Dengan kondisi tersebut, penanganan sampah nasional dinilai masih jauh dari tuntas dan membutuhkan percepatan agar tidak terus menjadi beban lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya