Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Pemerintah Siap Terapkan Mandatori B50 Serentak Mulai 1 Juli 2026

RABU, 22 APRIL 2026 | 09:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa kebijakan mandatori biodiesel 50 persen atau B50 bakal diimplementasikan secara menyeluruh di semua sektor mulai 1 Juli 2026. Langkah ini menandai transisi penuh dari kebijakan sebelumnya.

“Mulai (1 Juli), itu untuk semua sektor. Semua sektor tadi (pakai) B50,” tegas Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, dalam keterangannya, dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 22 April 2026. 

Saat ini, bahan bakar B50 tengah menjalani serangkaian uji jalan (road test) yang telah dimulai sejak 9 Desember 2025 dengan melibatkan 9 unit kendaraan. Eniya menjelaskan bahwa proses evaluasi ini mencakup target penyelesaian uji jalan untuk sektor otomotif pada Mei 2026, dan target penyelesaian pengecekan kondisi mesin pasca-penggunaan pada Juni 2026.


Selain kendaraan bermotor, pengujian juga dilakukan pada alat berat tambang, mesin pertanian, kereta api, angkutan laut, hingga pembangkit listrik. 

Hasil sementara menunjukkan kualitas B50 sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. 

Eniya menekankan pentingnya keseragaman penerapan agar tidak menyulitkan kesiapan infrastruktur. 

“Jadi, tidak ada yang B40 lagi (mulai 1 Juli). Infrastrukturnya malah kesusahan (kalau campur). Sehingga, mulainya serentak, ya, di semua sektor,” tambahnya.

Program ini diproyeksikan membawa dampak positif bagi ketahanan ekonomi nasional melalui peningkatan nilai tambah Crude Palm Oil (CPO) dan penghematan devisa. 

Efisiensi devisa diperkirakan meningkat menjadi Rp157,28 triliun pada tahun 2026 dari angka sebelumnya Rp140 triliun.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut kebijakan ini dapat menghemat subsidi negara hingga Rp48 triliun.

Airlangga juga memastikan bahwa Pertamina telah siap menjalankan kebijakan ini. Secara lingkungan dan sumber daya, penerapan B50 berpotensi memangkas konsumsi BBM fosil hingga 4 juta kiloliter (KL) per tahun.

“Insyaallah sesuai dengan arahan, bisa berlaku 1 Juli,” pungkas Eniya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya