Berita

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Gambar: Website ikpi.or.id)

Hukum

IAW:

Penanganan Dugaan Suap di Bea Cukai Belum Menyentuh Akar Persoalan

RABU, 22 APRIL 2026 | 06:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Indonesian Audit Watch (IAW) menyoroti penanganan kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) yang kini memasuki tahap persidangan.

Pada Selasa 21 April 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta Pusat.

Sekretaris Pendiri IAW, Iskandar Sitorus menilai, pelimpahan berkas ini memang menunjukkan progres penegakan hukum, namun belum tentu menyentuh akar persoalan.


“Negara sering terlihat tegas di permukaan, tapi justru tumpul di titik paling krusial,” ujar Iskandar, dikutip Rabu 22 April 2026.

IAW menyebut, besarnya nilai suap dan temuan barang bukti justru mengindikasikan adanya sistem yang sudah berjalan lama dan terstruktur.

KPK sendiri disebut menemukan adanya aliran dana rutin mencapai Rp7 miliar per bulan dalam periode Desember 2025 hingga Februari 2026.

Bagi IAW, angka tersebut bukan sekadar transaksi insidental, melainkan pola yang menunjukkan keberadaan jaringan.

“Kalau sudah ada aliran rutin, ini bukan lagi peristiwa tunggal, tapi sistem,” tegas Iskandar.

IAW juga mempertanyakan apakah seluruh aktor dalam rantai tersebut telah diungkap secara utuh atau hanya berhenti pada pelaku lapangan.

Dalam praktik korupsi modern, kata IAW, sering muncul peran intermediary actor atau penghubung yang menjadi simpul distribusi dana.

Jika simpul ini tidak dibongkar, maka struktur jaringan akan tetap utuh meskipun sebagian pelaku telah ditangkap.

“Pertanyaannya bukan lagi siapa yang ditangkap, tapi apakah sistemnya sudah dibongkar,” pungkas Iskandar.

Diketahui, Tim Jaksa KPK, Moch Takdir Suhan memastikan pelimpahan surat dakwaan atas terdakwa John Field telah rampung secara administrasi.

“Administrasi pelimpahan melalui e-berpadu dan PTSP telah selesai. Besaran nilai suap melebihi total barang yang disita saat OTT,” kata Takdir kepada wartawan, Selasa 21 April 2026.

Sebelumnya, KPK mengungkap barang bukti berupa uang tunai Rp40,5 miliar, emas 5,3 kilogram, serta tambahan Rp5,19 miliar dari sebuah safe house di Ciputat. Dengan fakta terbaru itu, total nilai dugaan suap disebut melampaui angka Rp40 miliar.

Sejumlah tersangka yang akan segera diadili antara lain Rizal selaku mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan, Sisprian Subiaksono, Orlando Hamonangan, Budiman Bayu Prasojo, serta pihak swasta John Field dan jaringannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya