Berita

Gosend. (Foto: Dok GoTo)

Bisnis

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Kirim Paket Makin Aman
RABU, 22 APRIL 2026 | 03:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Layanan logistik on-demand GoSend milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk meluncurkan fitur baru bernama Kode Terima Paket untuk memperkuat keamanan pengiriman barang.

Inovasi ini disebut menjadi standar baru dalam layanan pengiriman instan, khususnya untuk memastikan paket, terutama barang berharga seperti dokumen penting dan perangkat elektronik diterima oleh pihak yang tepat.

Head of Logistics Gojek, Sohan Vaswani mengatakan, fitur ini dirancang untuk menjawab kebutuhan keamanan di tengah meningkatnya penggunaan layanan pengiriman cepat.


"Jadi lebih aman hingga paket diterima,” kata Sohan dalam keterangannya pada Selasa 21 April 2026.

Dalam penggunaannya, kode 4 digit angka akan muncul di aplikasi Gojek milik pengirim dan penerima. Sistem juga otomatis membuat fitur group chat untuk mempermudah komunikasi antara kedua pihak dan mitra driver. 

Jika penerima tidak menggunakan aplikasi, kode akan dikirim melalui WhatsApp atau dibagikan secara manual.

Kode tersebut harus ditunjukkan kepada mitra pengemudi saat paket diserahkan. Pengirim maupun penerima wajib memberikan kode tersebut agar proses pengantaran paket dapat diselesaikan driver.

Namun demikian, fitur tersebut bersifat opsional dan tidak dikenakan biaya tambahan, sehingga pengguna dapat mengaktifkannya sesuai kebutuhan. 

Fitur ini melengkapi keberadaan asuransi yang dapat diaktifkan untuk memberikan perlindungan pengiriman paket hingga Rp50 juta serta ragam fitur keamanan lain yang telah tersedia sebelumnya seperti fitur live-tracking.

Fitur tersebut langsung mendapat respons positif dari pelaku usaha. Co-Founder Ruci Art Space, Neysa Soediro, mengaku fitur terbaru Gosend membantu menjaga keamanan pengiriman karya seni bernilai tinggi.

“Itulah kenapa fitur Kode Terima Paket dari GoSend sangat membantu kami dalam memastikan setiap karya benar-benar aman sampai ke penerima yang tepat," tutup Sohan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya