Berita

Pertunjukan tari Malaysia di MaTiC, Kuala Lumpur (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

MaTiC Kuala Lumpur Suguhkan Pertunjukan Budaya Gratis untuk Publik

SELASA, 21 APRIL 2026 | 23:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Malaysia menghadirkan ruang hiburan budaya yang terbuka bagi masyarakat maupun wisatawan asing melalui gelaran atraksi seni di kawasan Malaysia Tourism Centre (MaTiC) Kuala Lumpur. 

Program tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat daya tarik pariwisata ibu kota Malaysia dengan pendekatan yang lebih inklusif.

Beragam pertunjukan budaya ditampilkan secara berkala, mulai dari tarian tradisional lintas etnis, iringan musik khas, hingga koreografi modern yang tetap berakar pada warisan lokal. 


Jurnalis RMOL yang berpartisipasi dalam program Mega Fam Trip Malaysia 2026 berkesempatan menyaksikan langsung pertunjukan budaya MaTiC. 

Selain terpukau oleh ragam tarian dan alunan musik yang merepresentasikan kekayaan budaya lintas daerah di Malaysia, pengunjung juga diajak terlibat langsung. 

Mulai dari mencoba gerakan tarian khas Melayu hingga merasakan sensasi meniup sumpitan tradisional Sabah untuk menembak balon, sebuah atraksi yang memancing antusiasme dan gelak tawa. 

Owner sekaligus founder INZ Dancer Kuala Lumpur, Nazri menjelaskan, pertunjukan budaya di MaTiC digelar secara rutin setiap Selasa, Kamis, Sabtu, dan Ahad, dengan akses yang sepenuhnya terbuka bagi publik tanpa pungutan biaya.

“Untuk tiket, free. Ya, free,” tegasnya kepada RMOL, seperti dikutip Selasa, 21 April 2026. 

Nazri juga memperkenalkan kelompok yang tampil dalam program tersebut, yakni INZ Dancer Kuala Lumpur, yang ia dirikan dan kelola sendiri sebagai wadah ekspresi seni tari di ibu kota.

“Yang kumpulan ini, INZ, Dancer Kuala Lumpur. Saya, Nazri, selaku owner kepada INZ Dancer, founder,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa aktivitas pertunjukan budaya ini sejatinya telah berlangsung sejak sebelum pandemi Covid-19, namun sempat terhenti sebelum akhirnya kembali dihidupkan sekitar dua tahun lalu.

“Kalau sebelum pandemik, sebenarnya daripada... memang tourism dibuka lagi lah. Tapi daripada lepas pandemik itu, mungkin dua  tahun lepas baru buka,” paparnya.

Pertunjukan sendiri digelar pada sore hari selama satu jam, menjadi momentum yang pas bagi wisatawan menikmati suasana Kuala Lumpur sembari meresapi kekayaan budaya lokal.

“Pukul 3 sampai pukul 4. Satu jam,” tutup Nazri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya