Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa 21 April 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Mau Buktikan Hitungan Bank Dunia Salah

SELASA, 21 APRIL 2026 | 18:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuktikan hitungan Bank Dunia terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia salah.

Hal itu ia sampaikan usai bertemu dengan perwakilan Bank Dunia di Amerika Serikat (AS) pekan lalu membahas rilis laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026.

Dalam laporan tersebut, Bank Dunia memperkirakan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 4,7 persen pada 2026, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 4,8 persen.


"Ada yang bilang pertumbuhan kita cuma 4,7 persen, itu World Bank kan ya. Begitu ketemu di sana, dia minta maaf karena di-publish sebelum diskusi dengan bosnya di sana," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 21 April 2026.

Alih-alih meminta revisi, Purbaya justru memilih untuk membuktikan proyeksi Bank Dunia keliru.

"China marah (kepada Bank Dunia), kita enggak marah. Saya bilang 'lu forecast-nya terlalu rendah'. 'Jadi gimana kita revisi enggak?' 'Nggak usah, saya akan buktikan bahwa kamu salah'. Dia ketawa, 'ya saya doakan juga', katanya," tuturnya.

Purbaya mengaku telah melakukan berbagai reformasi untuk menggencarkan penerimaan negara, mulai dari pembenahan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), hingga kementerian dan lembaga lainnya.

"Jadi saya bilang ke mereka kenapa Indonesia lebih bagus dibanding negara lain, karena kita sudah melakukan reformasi sebelum pergolakan di global itu terjadi. Sebelum perang, kita sudah perbaiki ekonominya di sini," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya