Berita

Representative Image (Foto: Bakom RI)

Politik

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

SELASA, 21 APRIL 2026 | 18:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto mulai menunjukkan efek berganda di tingkat akar rumput. 

Tak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, program ini juga menjadi katalis penggerak ekonomi desa dengan membuka pasar baru bagi hasil pertanian lokal.

Di berbagai sentra produksi hortikultura, lonjakan permintaan dari dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menciptakan stabilitas harga yang sebelumnya sulit dicapai petani. 


Perputaran ekonomi pun terasa lebih dinamis, diperkuat intervensi pemerintah berupa bantuan sarana produksi yang menjaga keberlanjutan pasokan.

Kondisi tersebut nyata dirasakan petani di Dukuh Pasah, Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. 

Jika sebelumnya mereka hanya mengandalkan pasar tradisional dan tengkulak, kini hasil panen memiliki jalur distribusi tambahan yang lebih pasti melalui program MBG.

Agus Irawan (34), salah satu petani setempat, mengungkapkan perubahan signifikan dalam pola permintaan komoditas. 

Beragam sayuran seperti tomat, brokoli, sawi putih, selada, hingga cabai kini mengalami peningkatan serapan seiring kebutuhan dapur MBG yang terus bertumbuh.

“Permintaan tidak hanya dari tengkulak maupun pedagang sayur pada umumnya, tapi juga diserap oleh program MBG,” kata dia, seperti dikutip Selasa, 21 April 2026.

Kenaikan permintaan tersebut berbanding lurus dengan peningkatan harga jual di tingkat petani. Agus menyebut lonjakan pendapatan bisa mencapai 40 hingga 60 persen, tergantung jenis komoditas yang ditanam.

“Untuk peningkatan, sekitar 40 sampai 60 persen, bergantung dari jenis komoditas masing-masing sayuran,” terangnya.

Selain faktor pasar, dukungan pemerintah juga menjadi penopang penting. Bantuan pupuk dari Dinas Pertanian Jawa Tengah dinilai membantu menjaga produktivitas lahan, terutama menghadapi tantangan musim kemarau.

“Dengan adanya bantuan ini, nanti kami alokasikan untuk tambahan sayur-mayur. Jadi meskipun nanti di bulan-bulan Agustus itu ada musim kemarau, itu kami juga masih menanam untuk bisa menyuplai program MBG,” kata dia.

Hal senada disampaikan Dianto (50), anggota Kelompok Tani Ngudi Santoso. Ia menilai MBG mendorong petani lebih adaptif dalam menentukan jenis tanaman sesuai kebutuhan program, seperti selada, buncis, wortel, sawi, dan brokoli.

“Bantuan pupuk yang dihasilkan dari dana hasil cukai tembakau ini untuk persiapan menanam sayur jelang musim kemarau,” ujarnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya