Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

JK Kasih Sinyal ke Jokowi Tertibkan Termul

SELASA, 21 APRIL 2026 | 16:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Publik mulai bertanya-tanya tentang sikap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), yang memperlihatkan kemarahan soal suksesi Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden ke-7 RI di pemilihan presiden (Pilpres) 2014.

Pengamat politik Citra Institute mengatakan, salah satu pertanyaan yang muncul di publik adalah terkait maksud JK mengungkap peranannya di suksesi Jokowi.

“Tindakan JK membuka chat pribadi juga bukan sekadar luapan emosional semata,” ujar Efriza kepada RMOL di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.  


Dia tak memungkiri, ada kesan JK mulai terusik dengan kelompok pendukung Jokowi yang kerap disebut dengan Ternak Mulyono (Termul).

Karena itu, Efriza memandang kemarahan JK di hadapan publik soal Jokowi ditujukan untuk mempertegas kembali posisinya di kancah politik nasional.

“Tetapi ini juga strategi komunikasi politik JK untuk menegaskan legitimasi historis dan membangun tekanan moral kepada pihak-pihak tertentu yang notabene pendukung loyal Jokowi,” tuturnya.

Lebih dari itu, Magister Ilmu Komunikasi Politik Universitas Nasional (UNAS) itu memperkirakan, JK Tengah menegur langsung Jokowi, untuk mengingatkan pendukungnya untuk tidak mengusik dirinya.

“Ini menunjukkan adanya ketegangan JK yang tidak lagi sepenuhnya takut, khawatir, maupun memilih menutup perannya yang besar bagi Jokowi. Sekaligus, menunjukkan JK itu berperan penting dalam karier Jokowi,” urainya.

“Jika tidak bisa balas jasa terhadap JK, maka sebaiknya diam. Itu pesan tersurat dari pernyataan JK,” demikian Efriza menambahkan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya