Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Melemah di Penutupan Sesi I, Sektor Kesehatan Jadi Penekan Utama

SELASA, 21 APRIL 2026 | 12:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi pertama Selasa siang 21 April 2026,  di zona merah pada level 7.549,407. 

Angka tersebut menunjukkan pelemahan sebesar 0,59 persen atau terkoreksi 44,704 basis poin dari posisi pembukaan pagi tadi di level 7.594. 

Sepanjang perdagangan siang ini, indeks bergerak fluktuatif dengan rentang batas bawah pada level 7.511 hingga batas atas di level 7.602. 


Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 356 saham bergerak menguat, 298 saham melemah, sementara sisanya ditutup stagnan. Adapun saham BBRI, BRPT, dan PTRO mendominasi nilai transaksi terbesar di pasar.

Pelemahan ini juga merembet ke sejumlah indeks acuan lainnya. 

Indeks LQ45 tercatat turun signifikan sebesar 1,63 persen ke level 743,491, diikuti oleh Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 1,31 persen ke posisi 520,608. Sementara itu, Indeks IDX30 dan MNC36 menunjukkan penurunan serupa sebesar 0,55 persen, yang masing-masing tertahan di level 399,290 dan 313,973.

Dari sisi performa sektoral, IDXBASIC memimpin penguatan sebesar 2,58 persen, disusul oleh IDXTRANS yang naik 1,97 persen dan IDXCYCLIC sebesar 1,53 persen. 

Kenaikan juga terjadi pada IDXTECHNO sebesar 0,90 persen, IDXINDUST 0,74 persen, IDXPROPERT 0,34 persen, IDXFINANCE 0,08 persen, serta IDXNONCYC yang tumbuh tipis 0,01 persen. Sektor konsumer primer sendiri berhasil naik 0,33 persen berkat sokongan saham LPPF yang menguat 0,51 persen dan AUTO sebesar 0,37 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor masih mengalami tekanan koreksi. IDXENERGY turun sebesar 0,87 persen dan IDXINFRA melemah 0,77 persen. Sektor kesehatan menjadi yang paling terpuruk dengan penurunan 1,08 persen, di mana saham SIDO terkoreksi 1,94 persen, KLBF turun 1,56 persen, dan HEAL terpangkas 0,83 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya