Berita

Kepala BGN, Dadan Hindayana (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

BGN Didesak Segera Benahi Tata Kelola SPPG

Mulai dari sertifikasi gini hingga pengolahan air limbah
SENIN, 20 APRIL 2026 | 14:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Gizi Nasional (BGN) dituntut untuk memperbaiki tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya terkait pemberian sertifikasi gini hingga pengolahan air limbah.

Direktur Garuda Institute, Irvan Mahmud menjelaskan, peristiwa keracunan yang masih terjadi hingga hari ini hingga 33 ribu anak, seharusnya emnjadi momentum BGN untuk berbenah.

“Karena ada hal-hal yang mereka tidak penuhi seperti sertifikasi gini (higiene), pengolahan air limbah, keamanan pangan, kemudian sertifikasi halal dan lain-lain,” ujar Irvan kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 20 April 2026.


Menurutnya, semangat Presiden Prabowo Subianto menghadirkan program makan bergizi gratis (MBG) sebagai program utama pemerintah, menjadi dasar BGN bekerja.

“MBG ini kan sebagai bentuk investasi sumber daya manusia masa depan ini harus terus kita dukung,” tuturnya.

Oleh karena itu, Irvan menilai sanks penangguhan operasional (suspend) ribuan SPPPG oleh BGN tidak cukup, sehingga harus ditetapkan sanksi yang lebih menjerakan.

“Saya pikir harus ada punishment yang jelas ya, yang konkret dan sengaja untuk memberikan peringatan, memberikan efek jera,” katanya.

“Dengan begitu, SPPG ini tidak bermain-main dengan program strategis Pak Presiden kita,” demikian Iran menambahkan.




Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya