Berita

Kemenhaj Terapkan Pengawasan Berlapis, Kualitas Konsumsi Jemaah di Madinah Terjaga. (Foto: Kemenhaj)

Politik

Pengawasan Berlapis Dilakukan Jaga Kualitas Makanan Jemaah Haji

SENIN, 20 APRIL 2026 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menjelang kedatangan jemaah haji Indonesia, kualitas konsumsi menjadi perhatian utama. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melakukan pengawasan ketat dan berlapis terhadap seluruh proses penyediaan makanan di Madinah.

Perwakilan tim pengawas Poltekpar NHI Bandung, Nova MH, menegaskan bahwa standar operasional prosedur (SOP) diterapkan secara ketat tanpa kompromi. Pengawasan dilakukan dalam tiga tahap utama, yakni pra produksi, proses produksi, hingga distribusi makanan ke hotel tempat jemaah menginap.

“Pengecekan rutin dilakukan tiga kali sehari mengikuti jadwal makan jemaah,” ujarnya di Madinah, Senin, 20 April 2026.


Ia menjelaskan, tim pengawas telah bekerja sejak dini hari untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga. Untuk makan pagi, pengawasan dimulai sejak pukul 00.00 hingga 04.00 saat proses memasak berlangsung. Sementara untuk makan siang, pengawasan dilakukan sejak pagi hari.

Selain itu, pemeriksaan berkala juga dilakukan terhadap penyimpanan bahan makanan, baik segar maupun kering, guna memastikan tidak ada bahan yang rusak atau tidak layak konsumsi.

Dalam kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi, menjaga kualitas makanan menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, suhu makanan saat distribusi menjadi perhatian penting.

“Makanan harus berada pada suhu 60–70 derajat Celsius saat didistribusikan ke hotel agar tetap higienis dan tidak mudah basi,” jelas Nova.

Ia juga mengimbau jemaah untuk segera mengonsumsi makanan setelah diterima. Penundaan makan berpotensi menurunkan kualitas makanan, terutama jika terlalu lama disimpan meski dalam kondisi tertutup.

Selain aspek keamanan pangan, kandungan gizi juga menjadi fokus utama. Asupan protein, karbohidrat, dan serat disusun secara seimbang untuk menjaga kondisi fisik jemaah. 

Sumber protein disediakan dari daging sapi, ayam, ikan, telur, dan tempe, sementara karbohidrat dari nasi dengan porsi terukur. Kebutuhan vitamin dan serat dipenuhi melalui sayuran serta buah seperti wortel, kentang, apel, pir, dan pisang.

“Kami juga menambahkan menu seperti puding untuk membantu asupan serat jemaah,” tambahnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya