Berita

Mantan Wakil Presiden AS Kamal Harris (Foto: Metro)

Dunia

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

SENIN, 20 APRIL 2026 | 11:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, menuding Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai pihak yang menyeret Washington ke dalam konflik dengan Iran. 

Saat berpidato di acara Partai Demokrat, Kamala Harris menyebut keputusan perang bukan murni berasal dari Donald Trump, tetapi ada peran besar Benjamin Netanyahu di baliknya. 

“Trump terseret ke dalamnya (perang dengan Iran) oleh Bibi Netanyahu, mari kita perjelas hal itu," tegasnya, seperti dikutip dari New Arab, Senin, 20 April 2026.


Tudingan tersebut menguat setelah laporan New York Times yang menyebut Netanyahu telah mengusulkan rencana pemboman Iran kepada pemerintahan Trump sejak Februari lalu. 

Harris juga mengkritik keputusan perang Trump yang dinilai gegabah dan membahayakan tentara nasional AS. Selain itu dia juga menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan publik. 

“Di antara banyak konsekuensinya, termasuk kenaikan harga bensin… dan menurut kita ke mana biaya itu akan dibebankan? Itu akan dibebankan kepada konsumen,” ujarnya, merujuk pada lonjakan harga energi akibat konflik.

Perang Iran sendiri telah memicu ketegangan global, termasuk penutupan Selat Hormuz oleh Teheran yang berdampak pada distribusi minyak dunia. 

Di dalam negeri AS, dukungan publik terhadap perang tetap lemah, dengan survei terbaru menunjukkan hanya 38 persen warga yang mendukung serangan terhadap Iran.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya