Berita

Tangkapan layar dari video menunjukkan sebuah kapal perusak Angkatan Laut AS memberi peringatan dan kemudian menembaki kapal kargo berbendera Iran di Laut Arab (Foto: X)

Dunia

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

SENIN, 20 APRIL 2026 | 10:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran mengonfirmasi bahwa pasukan Amerika Serikat telah menyita sebuah kapal miliknya, sekaligus memperingatkan bahwa aksi balasan akan segera dilakukan. 

Menurut kantor berita Fars, Markas Pusat Khatam al-Anbiya menyebut pasukan AS melanggar gencatan senjata dengan melumpuhkan sistem navigasi kapal sebelum akhirnya melakukan penyergapan di Laut Arab. 

Sementara itu, juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan pasukan AS melakukan tindakan agresif di laut lebih dulu melepaskan tembakan sebelum menyergap kapal.


“Amerika Serikat yang agresif, dengan melanggar gencatan senjata dan terlibat dalam pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah melumpuhkan sistem navigasinya," kata Zolfaghari.

Ia menegaskan bahwa Iran akan segera membalas serangan terhadap kapalnya. 

“Kami memperingatkan bahwa pasukan militer Iran akan segera menanggapi dan membalas tindakan pembajakan bersenjata oleh militer AS ini,” tegasnya. 

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan keberhasilan militer AS mencegat kapal kargo berbendera Iran sebagai bagian dari blokade laut.

"Hari ini, sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama TOUSKA… mencoba melewati blokade angkatan laut kami, dan itu tidak berjalan baik bagi mereka,” tulis Trump.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya