Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG-Rupiah Menguat Tipis di Tengah Memanasnya Selat Hormuz

SENIN, 20 APRIL 2026 | 10:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Senin, 20 April 2026, meski tensi geopolitik global meningkat.

IHSG tercatat naik 29,39 poin atau 0,39 persen ke level 7.663,39 saat pembukaan. Namun hingga pukul 09.20 WIB, penguatan mulai terpangkas dengan posisi indeks di level 7.645 atau naik tipis 0,15 persen.

Pergerakan saham terpantau variatif, dengan 269 saham menguat, 285 saham melemah, dan 177 saham stagnan.


Nilai transaksi mencapai Rp2,1 triliun dengan volume 483 juta saham dari 351 ribu kali transaksi. Kapitalisasi pasar turut meningkat menjadi Rp13.666 triliun.

Sepanjang sesi pagi, IHSG bergerak di rentang 7.622 hingga 7.671.

Di pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah juga menunjukkan penguatan terbatas. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 0,09 persen ke level Rp17.175 per Dolar AS.

Penguatan tipis di pasar domestik ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan global, khususnya di kawasan Selat Hormuz.

Iran dilaporkan kembali melakukan blokade di jalur strategis distribusi energi dunia tersebut. Pengiriman melalui Selat Hormuz disebut sempat terhenti total pada Minggu, setelah Iran menegaskan kontrolnya atas perairan itu.

Pihak militer Iran menyatakan Selat Hormuz kini berada di bawah pengawasan ketat angkatan bersenjata, seraya menuding kebijakan blokade oleh Amerika Serikat sebagai pemicu eskalasi.

Situasi ini berkembang hanya beberapa hari menjelang berakhirnya masa gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat pada 22 April 2026 mendatang.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya