Berita

Gerakan #jagaindonesia di area Car Free Daya (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Politik

Gerakan Moral #JagaIndonesia, Tidak Ada Kemajuan Dicapai dengan Kegaduhan

SENIN, 20 APRIL 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Puluhan pemuda melakukan aksi damai dengan tema #jagaindonesia di area Car Free Daya (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Minggu 19 April 2026. 

Mereka berkumpul di pinggir kolam air mancur, dengan mengenakan kaos berwarna biru bertuliskan #jagaindonesia #8%pertumbuhanekonomi #0%kemiskinan.

Hisyam Taufik, koordinator acara menjelaskan, kegiatan tersebut serentak dilakukan di 3 kota pada hari yang sama, yakni di Jakarta, Malang dan Semarang.


Hisyam menerangkan, inisiator acara yaitu William Heinrich, Ketua Ikatan Alumni Lemhannas HIPMI ke VI. 

Lebih lanjut, Hisyam menjelaskan kegiatan ini berangkat dari kegelisahan William dan teman-temannya yang melihat ruang publik, khususnya di media sosial, terlalu riuh dengan kegaduhan-kegaduhan yang tidak produktif, bahkan berpotensi memecah belah anak bangsa di tengah situasi global yang sedang tidak normal. 

“Bangsa kita terbelah antara yang pro dan kontra dengan pemerintah. Bukan pro kontra terhadap kebijakannya, tetapi kepada penyelenggara pemerintahannya. Ini tidak sehat,” kata Hisyam dalam keterangan tertulis, Senin 20 April 2026.

Hisyam berharap, dengan dilakukannya aksi ini, akan semakin banyak yang sadar bahwa untuk menuju Indonesia emas 2045, dibutuhkan persatuan seluruh rakyat Indonesia. Mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah. 

“Tidak akan ada kemajuan yang bisa kita capai dengan kegaduhan. Kalau mau maju ya kita dukung pemerintah. Kalau ada hal-hal yang tidak benar, kita kritik secara konstruktif,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya