Berita

Ilustrasi perang Iran. (Foto: AI)

Dunia

Parlemen Iran Tak Percaya AS dan Siap Hadapi Eskalasi di Tengah Dialog

SENIN, 20 APRIL 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf siap mengambil langkah tegas di tengah negosiasi bersama Amerika Serikat (AS).

“Kami tetap bernegosiasi, tetapi juga siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Kami tidak mempercayai musuh (AS)," tegas Ghalibaf dikutip dari TRT World, Senin, 20 April 2026.

Ghalibaf menyebut telah belajar dari perang singkat selama 12 hari pada Juni lalu dan kini berada dalam kesiapan penuh menghadapi kemungkinan konfrontasi lanjutan.


Ia juga menuding konflik yang melibatkan Iran dengan AS dan Israel tidak lepas dari imbas tipu daya AS di tengah proses negosiasi.

Pernyataan tersebut muncul setelah Komando Pusat Militer AS atau CENTCOM mengonfirmasi bahwa pasukan angkatan lautnya telah mencegat dan melumpuhkan kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman.

Dalam unggahan di platform X, CENTCOM menyebut kapal tersebut berusaha berlayar menuju pelabuhan Iran saat operasi blokade laut diberlakukan oleh pasukan AS di kawasan Laut Arab.

Sementara itu, markas militer Khatam al-Anbiya Iran juga mengonfirmasi adanya serangan terhadap kapal tersebut. Teheran berjanji akan segera melakukan pembalasan atas insiden yang mereka sebut sebagai pembajakan maritim.

Secara terpisah, Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref memperingatkan keamanan di Selat Hormuz tidak bisa dijamin jika ekspor minyak Iran terus dibatasi.

“Tidak ada pihak yang bisa membatasi ekspor minyak Iran sambil berharap keamanan bebas bagi pihak lain. Keamanan Selat Hormuz tidak gratis,” kata Aref melalui platform X.

Ia menambahkan, dunia kini dihadapkan pada dua pilihan, yakni pasar minyak bebas untuk semua pihak atau konsekuensi biaya besar bagi seluruh negara. Stabilitas harga energi global sangat bergantung pada penghentian tekanan ekonomi dan militer terhadap Iran serta sekutunya secara permanen.

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan ini dibalas Teheran ke Israel dan sejumlah negara kawasan yang menjadi lokasi aset militer AS.

Konflik tersebut sempat mereda setelah diberlakukan gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April melalui mediasi Pakistan.

Pembicaraan antara AS dan Iran juga telah digelar di Pakistan awal bulan ini untuk mendorong perdamaian jangka panjang, dan upaya untuk melanjutkan negosiasi di Islamabad masih berlangsung.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya