Berita

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Publika

Suara Kritis Feri Amsari dan Saiful Mujani

SENIN, 20 APRIL 2026 | 05:07 WIB

KALAU Feri Amsari diserang soal statusnya sebagai ASN di Universitas Andalas, Saiful Mujani justru diserang soal rekam jejaknya sebagai seorang aktivis.

Tak tanggung-tangung, yang menyerang Saiful Mujani "dedengkot" aktivis era Orde Baru, Budiman Sudjatmiko, yang saat ini menjabat di Pemerintahan Prabowo.

Tak satu dua orang menyuarakan agar Feri Amsari mundur sebagai ASN seperti yang pernah dicontohkan Ustaz Abdul Somad. Itu dianggap lebih jentelmen.


Memang, tak ada salahnya seorang ASN kritis terhadap Pemerintah, apalagi seorang dosen. 

Tapi menyuarakan impeachment di mana-mana, itu agak kurang etis.

Daripada orang berdebat soal etis atau tidak etis, itulah yang dicontohkan Ustaz Abdul Somad, pada era Jokowi dulu, mundur secara kesatria sebagai seorang ASN.

Budiman Sudjatmiko mengaku pernah dinasihati Saiful Mujani agar patuh pada prosedur demokrasi.

Tapi saat ini Saiful Mujani yang terlihat tidak patuh prosedur itu.

Sebagai salah seorang pejuang demokrasi di Indonesia, Budiman Sudjatmiko tak pernah memanfaatkan industri demokrasi seperti halnya Saiful Mujani.

Kalau dalam LHKPN M. Qodari saja menuliskan harta kekayaannya hampir Rp300 miliar, dan Denny JA Rp1 triliun lebih, maka harta kekayaan Saiful Mujani sekitar itulah.

Itulah barangkali yang dimaksud Budiman Sudjatmiko sebagai orang yang memanfaatkan industri demokrasi lewat lembaga-lembaga survei yang mereka dirikan.

Budiman Sudjatmiko sangat meragukan kalau terjadi kerusuhan seperti yang dikehendaki Saiful Mujani, dia (Saiful Mujani) akan berada di barisan paling depan.

Jangankan kakinya pernah diinjak kursi atau disetrum arus listrik, kena gas air mata saja, Budiman Sudjatmiko meragukan pernah dialami Saiful Mujani.

Maka, harusnya monolog Saiful Mujani itu beralih pada dialog.

Kata Budiman Sudjatmiko, nyinyir harus beralih pada berpikir, dan caci-maki harus beralih pada diskusi.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya