Berita

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim. (Foto: Istimewa)

Politik

Nadiem Dicurigai Korban Bisikan Jahat sebuah Dendam Kesumat

SENIN, 20 APRIL 2026 | 02:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hampir tidak ada celah alur korupsi atau merugikan negara, apalagi mengkhianatinya yang dilakukan mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Demikian pandangan pemerhati masalah sosial dan politik Adian Radiatus merespons persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat Nadiem di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Dari sidang yang digelar, terungkap Nadiem merupakan korban biadabnya oknum kaki tangan yang memegang sistem kekuasaan hukum secara mafia," kata Adian dalam keterangannya kepada RMOL, Senin 20 April 2026.


Menurut Adian, kasus Nadiem termasuk satu dari sekian banyak rumor aneh tapi nyata tentang penegakan hukum dan keadilan di Tanah Air.

Sebab, kata Adian, sejak awal penetapan Nadiem sebagai tersangka, terindikasi sangat kuat adanya bisikan jahat dari sebuah dendam kesumat yang tiba di telinga oknum Kejaksaan.

"Jadi kasus Nadiem ini adalah sebuah kejahatan terselubung berbalut atas nama tindak pidana korupsi yang bahkan alur korupsinya sendiri tidak pernah muncul, baik di permukaan maupun dibaliknya," kata Adian.

Maka tidaklah heran ketika di awal tuduhan mentersangkakan Nadiem, pengacara Hotman Paris sampai minta sedikit waktu langsung kepada Presiden Prabowo atas kasus ini.

"Tetapi proses perkara sudah tidak bisa dicegah, dan kemudian pihak keluarga mengganti pengacara Hotman dengan pengacara lainnya," pungkas Adian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya