Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: POLITICO)

Dunia

Mayoritas Publik AS Ragukan Strategi Trump di Perang Iran

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 20:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mayoritas warga Amerika Serikat mulai menunjukkan keraguan serius terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump dalam konflik melawan Iran yang telah memasuki pekan ketujuh.

Hasil jajak pendapat terbaru dari POLITICO mengindikasikan persepsi publik yang kian kritis, terutama terkait strategi yang dinilai tidak jelas serta minimnya capaian konkret dari target perang yang dicanangkan Gedung Putih.

Dukungan terhadap operasi militer pun tetap terbatas. Hanya 38 persen responden yang menyatakan mendukung serangan tersebut, angka yang stagnan sejak fase awal agresi bersama Amerika Serikat dan Israel. 


Lebih jauh, mayoritas responden menilai perang tersebut tidak sejalan dengan kepentingan nasional AS.

"Mayoritas responden mengatakan perang tersebut bukan untuk kepentingan nasional, sementara sebagian besar menyatakan sedikit kepercayaan bahwa presiden memiliki tujuan yang jelas," ungkap laporan tersebut, seperti dikutip, Minggu, 19 April 2026. 

Keraguan ini bahkan merembet ke basis pendukung Trump sendiri, di mana sebagian dari mereka mulai mempertanyakan arah dan kejelasan tujuan yang hendak dicapai dalam konflik tersebut.

Sementara itu, Survei yang dilakukan oleh Public First mencatat 41 persen warga Amerika percaya Trump tidak memiliki rencana untuk mengakhiri perang, angka yang nyaris tak berubah dari bulan sebelumnya. 

Hanya 15 persen yang menilai presiden telah mencapai targetnya, sementara sekitar 40 persen meyakini ia tidak akan pernah mencapainya atau bahkan belum memiliki tujuan yang terdefinisi.

Gedung Putih menepis kritik tersebut dengan menegaskan bahwa pendekatan yang diambil bersifat simultan antara militer, diplomasi, dan agenda domestik. 

“Sementara militer AS dan tim diplomatik presiden terus membuat kemajuan dalam mengamankan kesepakatan dengan Iran dan menyelesaikan gangguan sementara di pasar energi, bagian lain dari pemerintahan terus menerapkan agenda keterjangkauan dan pertumbuhan presiden di dalam negeri," ujar juru bicara Kush Desai.

Namun, inkonsistensi pernyataan Trump justru mempertebal ketidakpastian. Dalam wawancara dengan Fox Business, ia mengatakan perang akan segera berakhir. 

Namun pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan dinamika lapangan yang masih menunjukkan eskalasi tekanan, termasuk keputusan blokade terhadap pelabuhan Iran yang memicu kekhawatiran global. 

Di internal Partai Republik, dukungan terhadap Trump masih terjaga di ruang publik. Namun di balik itu, mulai muncul kegelisahan bahwa konflik berkepanjangan dan tekanan biaya hidup dapat menjadi beban elektoral.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya