Berita

Representative Image (Foto: ABC News)

Dunia

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 13:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aparat keamanan Iran bergerak cepat menangkap ratusan orang yang diduga terlibat jaringan spionase musuh dan tengah menyiapkan serangan baru ke Teheran.

Mengutip laporan kantor berita Tasnim, Minggu, 19 April 2025, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengamankan sedikitnya 127 orang di berbagai wilayah yang diklaim memiliki keterkaitan dengan Inggris, Amerika Serikat, dan Israel.

“Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menangkap setidaknya 127 orang di seluruh negeri yang diklaim berafiliasi dengan Inggris, AS, dan Israel, dan sedang mempersiapkan landasan untuk serangan militer oleh musuh," demikian dikutip dari laporan tersebut.


Operasi penangkapan dilakukan secara terkoordinasi di sejumlah provinsi strategis. Di Azerbaijan Timur, tujuh orang ditangkap dengan tuduhan merancang aksi sabotase serta mengumpulkan informasi sensitif untuk pihak luar.

Menurut Tasnim, kelompok tersebut sedang mempersiapkan senjata dan merencanakan kegiatan sabotase, sambil mengirimkan koordinat lokasi-lokasi sensitif kepada kontak mereka di luar negeri.

Sementara itu, 69 orang diamankan di Mazandaran dan 51 lainnya, termasuk tiga tim yang disebut sebagai jaringan spionase, ditangkap di Kerman. 

Penangkapan besar-besaran ini berlangsung di tengah situasi keamanan yang masih bergejolak setelah perang AS-Israel melawan Iran pada 28 Februari yang menewaskan lebih dari 3.000 orang.

Di sisi lain, pemerintah Teheran juga memperketat regulasi terkait spionase. Undang-undang yang baru diperkuat memungkinkan aparat menjatuhkan hukuman mati terhadap pelaku yang terbukti bersalah, sekaligus menyita seluruh aset yang terkait dengan aktivitas tersebut.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya