Berita

Ketua DPC PKB Jakarta Timur M. Fuadi. (Foto: Humas PKB)

Politik

Muscab PKB Jaktim Momentum Konsolidasi dan Evaluasi

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 07:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Jakarta Timur menjadi momentum konsolidasi sekaligus ruang penyampaian kritik terbuka terhadap kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan yang digelar di Fave Hotel, Cililitan, Sabtu, 18 April 2026, turut sejumlah tokoh penting seperti Ketua DPW PKB Jakarta H. Hasbiallah Ilyas, Sekwil DPW PKB Jakarta, H. Mohammad Fauzi, Wakil Ketua DPP PKB, Dita Indah Sari, hingga Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Di hadapan langsung Bang Doel, Ketua DPC PKB Jakarta Timur M. Fuadi Luthfi menyampaikan pesan tegas bahwa Jakarta butuh pemerintah yang lebih sigap, cepat tanggap, dan responsif terhadap keluhan warga.


Muscab ini bukan sekadar agenda rutin merapikan struktur partai. Lebih dari itu, ini adalah momentum menyusun arah masa depan politik Jakarta yang lebih solutif. Namun di sisi lain, ia tak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang masih membelit ibu kota.

“PR Pemprov DKI masih sangat kompleks. Mulai dari sampah, kemacetan, kemiskinan, hingga infrastruktur. Semua harus diselesaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tegas Fuadi.

Sebagai anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Fuadi mengaku setiap hari menerima laporan langsung dari masyarakat. Mulai dari masalah klasik hingga yang bersifat darurat. 
Dari jalan berlubang, saluran air mampet, hingga persoalan pohon rimbun yang rawan tumbang Ironisnya, banyak laporan warga justru tersendat di meja birokrasi. 

“Ada yang harus menunggu sampai tiga minggu hanya untuk penanganan penopingan pohon, dengan alasan alat terbatas,” ungkapnya.

Karena itu, ia mendesak Pemprov DKI untuk menambah armada penopingan pohon, demi mencegah risiko saat musim hujan.

Di hadapan Rano Karno yang juga kader PDIP, Fuadi turut menyinggung relasi historis antara PKB dan PDIP. PKB, kata dia, selama ini identik sebagai representasi kaum santri, sementara PDIP dikenal sebagai representasi kaum abangan. 
“Dua kekuatan ini kalau disatukan, bisa jadi solusi besar untuk Jakarta,” ujarnya.

Seruan ini sekaligus menjadi sinyal politik bahwa kolaborasi lintas basis kultural masih sangat relevan untuk menjawab persoalan kota

Fuadi juga menyoroti capaian PKB di Pemilu 2024 sebagai titik balik kebangkitan partai di Jakarta. Saat ini, PKB telah mengamankan 10 kursi di DPRD DKI Jakarta, angka tertinggi sepanjang sejarah partai di ibu kota.

 "Ke depan, target kita jelas: naik dua kali lipat,” tegasnya optimistis.

Di Jakarta Timur sendiri, PKB memiliki tiga anggota legislatif yang siap menjadi motor penggerak sinergi dengan Pemprov.

Meski melontarkan kritik, Fuadi memastikan PKB tetap berkomitmen mendukung program strategis Pemprov DKI Jakarta. Ia menegaskan, sikap kritis yang disampaikan justru bagian dari kontribusi nyata untuk mempercepat solusi.

“Pengabdian PKB itu serius. Tapi jangan lupa, meninggalkan PKB berarti meninggalkan sejarah,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya