Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

SABTU, 18 APRIL 2026 | 20:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah dinilai menjadi langkah konkret dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia melalui pendekatan pendidikan inklusif dan berkualitas.

Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang selama ini terkendala akses pendidikan. Selain membuka akses, pemerintah juga menyiapkan dukungan komprehensif agar para siswa mampu keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin masa depan lulusan Sekolah Rakyat.


“Bagi yang ingin ke perguruan tinggi diberikan beasiswa lengkap. Bagi yang mau menjadi pekerja terampil, termasuk pekerja terampil ke luar negeri, dibimbing oleh pemerintah,” kata Saifullah Yusuf dikutip pada Sabtu, 18 April 2026.

Menurutnya, negara tidak hanya hadir menyediakan pendidikan dasar, tetapi juga memastikan keberlanjutan bagi para lulusan agar dapat meningkatkan taraf hidup. Ia juga mengungkapkan bahwa skema beasiswa telah disiapkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Skema sudah jadi, MoU sudah jadi. Semua lulusan Sekolah Rakyat nanti, Insya Allah, setelah selesai kuliah atau sekolah bisa menjadi agen perubahan bagi keluarga dan lingkungannya,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, lulusan Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial.

Program ini turut didukung fasilitas pendidikan yang memadai. Para siswa tinggal di asrama dengan kebutuhan harian ditanggung negara, mulai dari seragam, makanan bergizi, hingga sarana pembelajaran berbasis teknologi seperti laptop dan papan tulis digital.

Di sisi lain, kualitas pengajaran juga menjadi perhatian. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menekankan pentingnya peran guru dalam keberhasilan program ini.

“Sekolah Rakyat hadir dengan dukungan guru-guru berkualitas agar anak-anak mendapatkan pembelajaran terbaik,” katanya.

Dengan kombinasi akses pendidikan, jaminan kesejahteraan siswa, kualitas pengajaran, serta dukungan lanjutan melalui beasiswa dan peluang kerja, Program Sekolah Rakyat diyakini menjadi solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya