Berita

Ilustrasi Cara Ajukan Usulan Bansos di Aplikasi Cek Bansos (Sumber: Gemini Generated Image)

Bisnis

Cara Ajukan Usulan Bansos di Aplikasi Cek Bansos

SABTU, 18 APRIL 2026 | 11:08 WIB | OLEH: TIFANI

Pengusulan penerima bantuan sosial (bansos) kini dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa mengajukan diri sendiri maupun tetangga yang tergolong dalam desil bawah sebagai calon penerima bansos. 

Proses pengajuan ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Mengutip akun Instagram Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (@pusdatinkesos), berikut langkah-langkah mengajukan usulan bansos melalui aplikasi Cek Bansos.

Kriteria Penerima Bansos 2026
Pusdatin Kesos menginformasikan kriteria penerima bantuan sosial (bansos) per tahun 2026. Penentuan penerima bansos didasarkan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). 
Di dalam DTSEN, seluruh penduduk di Indonesia sudah diperingkatkan menurut tingkat kesejahteraannya, yaitu pada desil 1 sampai desil 10. Desil 1 merupakan 10 persen kelompok penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling bawah. 
Desil 2 adalah 10 persen di atasnya, begitu seterusnya sampai dengan desil 10. Desil 10 adalah 10 persen penduduk yang paling mampu sehingga penentuan sasaran penerima manfaat bansos diprioritaskan dari urutan desil yang paling bawah dulu. 
Desil 2 adalah 10 persen di atasnya, begitu seterusnya sampai dengan desil 10. Desil 10 adalah 10 persen penduduk yang paling mampu sehingga penentuan sasaran penerima manfaat bansos diprioritaskan dari urutan desil yang paling bawah dulu. 

Berikut kriteria penerima bansos.

1. Penerima Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) 2. Penerima Bansos Sembako 3. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tidak semua yang ada dalam desil 1-5 mendapatkan bantuan JKN. Diprioritaskan pada desil bawah.


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya