Berita

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Foto: Istimewa)

Politik

Terima KWP Award 2026, Herman Khaeron: Ini Pelecut!

SABTU, 18 APRIL 2026 | 02:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron dianugerahi penghargaan dalam ajang KWP Award 2026 di Ruang Pustaloka, Gedung Nusantara 4, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis 16 April 2026.

Politisi yang akrab disapa Kang Hero ini dinobatkan sebagai Legislator Penggerak Ekonomi Kerakyatan atas kontribusi nyatanya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari kalangan jurnalis terhadap kinerja anggota dewan.


Herman memandang penghargaan ini sebagai potret objektif dari rekan-rekan media terhadap kinerja para wakil rakyat, baik di DPR, DPD, maupun MPR. Bagi Herman, pengakuan ini memiliki makna strategis bagi kedisiplinan kerja anggota legislatif.

“Siapa pun yang pada akhirnya mendapatkan penghargaan ini, ini adalah sebagai pelecut, sebagai pendorong agar kami bekerja dengan baik lagi,” kata Herman, dikutip Sabtu 18 April 2026. 

Lebih lanjut, Herman menekankan bahwa penghargaan dari KWP harus menjadi motivasi tambahan bagi anggota dewan dalam menjalankan tiga fungsi utama: legislasi, anggaran, dan pengawasan. Ia berkomitmen untuk terus aktif menyerap aspirasi demi melahirkan solusi terbaik bagi masyarakat.

“Kami berharap ke depan ini terus dijalankan dan sekali lagi menjadi pelecut bagi kemajuan serta eksistensi kerja-kerja politik di parlemen,” kata Herman.

Dalam acara tersebut, penghargaan untuk Herman diterima secara simbolis oleh Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Marwan Cik Asan.

Ajang KWP Award ini merupakan agenda dua tahunan yang bertujuan memberikan pengakuan kepada para legislator, senator, hingga mitra kerja parlemen yang memberikan dampak nyata melalui fungsi legislasi dan pengawasannya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya