Berita

Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait standar kriteria sertifikasi kelaikan kapal laut pertahanan. (Foto: Istimewa)

Pertahanan

Kemhan Susun Standar Kelaikan Kapal Laut Pertahanan

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 13:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait standar kriteria sertifikasi kelaikan kapal laut pertahanan, sebagai langkah menyusun regulasi yang lebih terintegrasi dan komprehensif.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Pusat Kelaikan Kemhan (Kapuslaik Kemhan) Marsekal Pertama TNI Catur Marwoto Aji M. Eng dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari badan klasifikasi internasional seperti Badan Klasifikasi Indonesia (BKI), Lloyd’s Register (LR), Det Norske Veritas (DNV), hingga Registro Italiano Navale (RINA). 

Hadir pula perwakilan industri galangan, termasuk PT PAL Indonesia serta galangan swasta nasional yang terdaftar di sektor industri pertahanan.


Dalam forum tersebut, Pusat Kelaikan Kemhan menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam penerapan regulasi pembangunan maupun pemeliharaan kapal. 

Mereka berasal dari otoritas terkait seperti Pusat Kelaikan Kemhan, Pusat Kelaikan Materiil dan Keselamatan TNI AL, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, PT PAL Indonesia, serta badan klasifikasi.

"FGD ini menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi dalam penyusunan regulasi yang akan menjadi pedoman standar keselamatan kapal laut pertahanan, baik untuk kebutuhan patroli maupun operasi tempur," demikian keterangan resmi yang diterima redaksi, Jumat, 17 April 2026.

Diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan dan masukan mengemuka, terutama terkait pentingnya standar sertifikasi kelaikan yang jelas dan terukur sebagai acuan dalam pembangunan kapal pertahanan nasional.

Para peserta juga mendorong agar hasil pembahasan segera diwujudkan dalam bentuk regulasi yang konkret, sehingga mampu memberikan kepastian standar bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor ini.

Kegiatan ini turut dihadiri pejabat di lingkungan Kementerian Pertahanan, termasuk perwakilan Pusat Alat Peralatan Pertahanan Baloghan Kemhan, Pusat Teknologi Wahana Laut Batekhan Kemhan, serta Bintek Angkatan yang diwakili Dinas Materiil TNI AL.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya