Berita

Ilusrasi (RMOL via Geminni AI)

Bisnis

Bursa Asia Merosot Jelang Akhir Pekan

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 08:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada Jumat, 17 April 2026, didorong sikap hati-hati pelaku pasar terkait perkembangan konflik di Timur Tengah. 

Dikutip dari CNBC International, mayoritas indeks utama Asia mencatat penurunan. Indeks Nikkei 225 Jepang turun sekitar 0,7 persen setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi, dipicu aksi ambil untung investor. Indeks Topix juga ikut melemah sekitar 0,62 persen. 

Di Korea Selatan, Kospi turun sekitar 0,43 persen, sementara indeks Kosdaq yang berisi saham berkapitalisasi kecil melemah 0,35 persen.


Pasar Australia juga bergerak turun, dengan indeks S&P/ASX 200 melemah sekitar 0,28 persen. Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng menunjukkan pelemahan dibandingkan posisi penutupan sebelumnya, mencerminkan sentimen pasar yang masih rapuh. 

Sementara itu, indeks Shanghai di China juga turun sekitar 0,31 persen, dan Nifty 50 India cenderung stagnan.

Dari sisi kebijakan, Jepang melalui Japan Bank for International Cooperation berencana membuka pendanaan hingga 600 miliar yen untuk membantu negara-negara Asia mengamankan pasokan energi. Otoritas Jepang juga menyoroti bahwa volatilitas harga minyak turut memengaruhi pergerakan nilai tukar.

Selain itu, Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda menyatakan bahwa bank sentral perlu mempertimbangkan rendahnya suku bunga riil Jepang dalam menentukan kebijakan ke depan. Pernyataan ini turut menjadi perhatian investor yang tengah mencermati arah kebijakan moneter global.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya